INDOPOSCO.ID – PT Royal Regent Manufacturing lepas ekspor satu kontainer mainan ke Los Angeles, Amerika Serikat, pada Rabu (22/04). Produk mainan sejumlah 7.490 buah tersebut bernilai ekspor USD 19.931.
PT Royal Regent Manufacturing merupakan produsen berbagai mainan anak dengan merek antara lain Seasons, Big Time Toys, Strottman, 360 Toys, Casdon, Zuru, Buzz Bee Toys, Tigerhead, Masterkidz, Takaratomi, Sky Castle, dan lainnya. Perusahaan ini menerima fasilitas kawasan berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Madiun dan Kanwil Jawa Timur II. Hingga saat ini, PT Royal Regent Manufacturing telah menyerap sekitar 800 tenaga kerja dan jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring dengan ekspansi usaha.
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Muhamad Lukman, yang hadir dalam acara pelepasan ekspor tersebut mengatakan menyampaikan bahwa pemberian fasilitas kawasan berikat bertujuan untuk mendukung ekspor sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mendorong industri dalam negeri agar mampu memproduksi barang untuk pasar ekspor. “Sebagai penerima fasilitas kawasan berikat, perusahaan mendapatkan beberapa kemudahan seperti pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Diharapkan dari fasilitas ini ekonomi daerah dapat semakin tumbuh,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Madiun, Heru Djatmika Sunindya menyebutkan bahwa fasilitas kawasan berikat akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dampak tersebut antara lain penyerapan tenaga kerja serta munculnya efek berganda (multiplier effect) pada sektor ekonomi lokal, seperti berkembangnya usaha kos-kosan, kuliner, dan transportasi. “Fasilitas ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko yang juga datang, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bea Cukai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerahnya.“Terima kasih atas asistensi dari Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II dan Bea Cukai Madiun, sehingga saat ini PT Royal Regent Manufacturing berhasil melakukan ekspor perdana. Semoga sinergi dan kolaborasi ini selalu terjaga demi menciptakan peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.
Dengan dukungan fasilitas kepabeanan serta sinergi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai, diharapkan kegiatan ekspor dari Kabupaten Ngawi dapat terus meningkat. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri, memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.(ipo)










