• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat Soroti Eskalasi AS-Iran, IMF Soroti Ruang Fiskal RI

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 April 2026 - 09:18
in Headline
kolase bendera

Ilustrasi - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat tercermin dari simbol negara yang kini menjadi sorotan dunia. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik didih. Penutupan Selat Hormuz , jalur vital yang selama ini menjadi nadi distribusi energi dunia mengirim gelombang kejut ke pasar global. Dalam hitungan jam, harga minyak melonjak tajam hingga 7 persen pada Senin (20/4/2026), menandai meningkatnya kekhawatiran atas stabilitas pasokan energi dunia.

Situasi memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling tuding melanggar gencatan senjata. Eskalasi ini tak hanya memicu aksi militer, tetapi juga memperburuk sentimen pasar yang sejak awal sudah rapuh.

BacaJuga:

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Dorong Dua Komisi Turun Tangan

“Berita penutupan Selat Hormuz setelah AS dan Iran saling tuding langgar gencatan senjata jadi pemicu utama. Presiden AS Donald Trump klaim militer mereka tembak dan sita kapal kargo Iran yang coba bobol blokade,” ungkap pengamat ekonomi, Ibrahim Assuaibi dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (21/4/2026).

Di sisi lain, Iran memilih menahan diri dari jalur diplomasi lanjutan. Ancaman serangan udara dari AS pun tidak cukup untuk mendorong mereka kembali ke meja perundingan. Blokade pelabuhan Iran oleh AS serta respons Teheran di Selat Hormuz yang selama ini mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak global membuat ketegangan semakin kompleks.

Dampaknya terasa instan. Harga energi meroket, tekanan inflasi meningkat, dan ekspektasi kebijakan moneter global ikut berubah. Investor kini mulai bersiap menghadapi kemungkinan suku bunga tinggi dalam jangka lebih lama, seiring meningkatnya risiko geopolitik.

Namun, tekanan tidak hanya datang dari luar negeri. Dari dalam negeri, peringatan juga muncul. Ibrahim menjelaskan bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) mengingatkan agar pemerintah tetap disiplin dalam pengelolaan anggaran, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu.

“Risiko resesi mengintai jika perang AS-Iran berlarut-larut dan harga BBM tertekan. Belum ada solusi jelas, apalagi dengan kerusakan fasilitas energi besar-besaran,” terangnya.

Ruang fiskal Indonesia kini semakin terbatas. Utang publik yang membengkak membuat pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Opsi seperti subsidi atau pembatasan harga memang bisa meredam gejolak jangka pendek, namun berisiko menciptakan distorsi pasar dan beban fiskal jangka panjang.

Dalam kondisi seperti ini, koordinasi kebijakan menjadi kunci. Pemerintah dan otoritas moneter dituntut bergerak cepat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan.

“Namun, bank sentral seperti BI (Bank Indonesia) sulit kendalikan harga energi yang mendorong inflasi. IMF sarankan BI jangan terburu-buru menaikkan suku bunga selama inflasi masih terkendali,” tambahnya.

Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, pasar kini bergerak dalam bayang-bayang risiko. Dari Selat Hormuz hingga nilai tukar rupiah, dunia tengah menghadapi satu kenyataan: konflik geopolitik masih menjadi faktor paling tak terduga dalam peta ekonomi global. (her)

Tags: Eskalasi AS-IranFiskal RIIbrahim AssuaibiIMFPengamat

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

Jumat, 25 September 2026 - 09:31
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Jumat, 25 September 2026 - 06:27
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Dorong Dua Komisi Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 04:11
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

Sempat Ditolak Masuk, Ombudsman Beber Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 23:40
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Yusril Minta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Diusut Transparan

Kamis, 24 September 2026 - 18:15
umarr
Headline

Imam Besar Dunia Berkumpul di Jakarta, Menag: Diplomasi Keagamaan untuk Perdamaian

Kamis, 24 September 2026 - 07:07

OLAHRAGA

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games
Olahraga

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 10:09

INDOPOSCO.ID – Dua partai, dua kekalahan. Indonesia berada di ujung tekanan ketika China lebih dulu mengantongi keunggulan 2-0. Namun, justru...

SelengkapnyaDetails
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.