INDOPOSCO.ID – Meningkatnya aktivitas belanja online dalam beberapa tahun terakhir berdampak langsung pada lonjakan volume pengiriman paket. Seiring tren tersebut, kebiasaan masyarakat untuk melakukan pengecekan resi secara online juga semakin meluas.
Meski praktis, pengguna diimbau untuk tetap waspada dan memastikan proses cek resi dilakukan melalui kanal resmi guna menghindari ancaman keamanan digital.
Brand Manager J&T Express, Herline Septia, menegaskan bahwa digitalisasi memang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pengiriman. Namun, ia mengingatkan adanya potensi risiko jika pengguna tidak berhati-hati.
“Cek resi kini menjadi aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang aktif berbelanja atau mengirim paket. Meski mudah dilakukan secara online kapan saja, penting bagi pengguna untuk memastikan bahwa pengecekan dilakukan melalui kanal resmi agar data pribadi tetap aman,” ujarnya.
Untuk memastikan keamanan saat melacak paket, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, pelanggan disarankan mengakses situs resmi atau aplikasi resmi J&T Express untuk melakukan cek resi. Melalui fitur “Track Waybill”, pengguna dapat memantau status pengiriman secara real-time selama 24 jam.
Selain itu, penting untuk menghindari memasukkan nomor resi di situs atau aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya karena berisiko terhadap kebocoran data. Nomor resi dapat memuat informasi pribadi seperti nama, alamat, dan nomor telepon yang berpotensi disalahgunakan jika jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pengguna juga diminta untuk waspada terhadap tautan mencurigakan yang dikirim melalui SMS atau media sosial yang mengatasnamakan layanan cek resi. Modus ini kerap digunakan dalam praktik phishing untuk mencuri data pribadi pengguna.
Sebagai perusahaan logistik, J&T Express menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, transparan, dan efisien. Selain fitur pelacakan, perusahaan juga menyediakan layanan pelanggan 24 jam melalui call center dan WhatsApp resmi guna membantu pengguna yang mengalami kendala.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital, penggunaan kanal resmi diharapkan dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk melindungi data pribadi sekaligus memastikan pengalaman pengiriman yang aman dan nyaman. (srv)










