• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tolak Peringatan Seremoni May Day di Monas, Ratusan Ribu Buruh Bakal Kepung DPR

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 18 April 2026 - 09:20
in Headline
kspi

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memberikan keterangan pers di Jakarta pada awal tahun 2026. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan ribu buruh di seluruh Indonesia dipastikan bakal memadati jalanan pada 1 Mei 2026. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menyatakan, bahwa peringatan May Day tahun ini akan berpusat di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Menurut Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal, keputusan menggelar aksi di depan Gedung DPR diambil secara sadar dan terukur sebagai langkah politik. Ia menekankan bahwa May Day harus dimaknai sebagai momentum menagih komitmen negara terhadap pekerja, bukan sekadar peringatan tahunan tanpa makna perjuangan.

BacaJuga:

Iran Resmi Buka Akses Selat Hormuz

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen

Kecelakaan Helikopter di Kalbar, Tim SAR Evakuasi 8 Jenazah dari Hutan

“Kami hanya akan melakukan aksi May Day di DPR RI, bukan di Monas. Karena bagi kami, May Day adalah perjuangan, bukan sekadar seremoni,” kata Said Iqbal dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

KSPI dan Partai Buruh menilai perayaan di Monas berbeda secara substansi. Jika di Monas bersifat seremoni, maka aksi di DPR RI membawa tuntutan konkret atas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang belum diselesaikan.

Said menjelaskan bahwa terdapat janji utama pemerintah pada May Day 2025 yang hingga hari ini belum dijalankan sama sekali, ditambah dua isu baru yang menjadi tuntutan buruh saat ini.

Enam janji yang belum dijalankan tersebut adalah, Sahkan RUU Ketenagakerjaan, HOSTUM: Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah, Setop Ancaman PHK Akibat Perang dan Impor Mobil, Reformasi Pajak: Hapus Pajak THR, Bonus Tahunan, JHT, dan Jaminan Pensiun, Sahkan RUU PPRT, dan Sahkan RUU Perampasan Aset. Sedangkan dua isu lain meliputi Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 dan Turunkan Potongan Tarif Ojol Menjadi 10 persen.

KSPI dan Partai Buruh mengakui adanya undangan dari pemerintah untuk menghadiri perayaan May Day di Monas yang rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Namun, kehadiran tersebut bersifat kondisional.

“Kami akan mempertimbangkan hadir di Monas jika sebelum 1 Mei ada pertemuan langsung dengan Presiden untuk membahas enam janji yang belum dijalankan,” jelas Said. (dan)

Tags: buruhDPRMay DayMonas

Berita Terkait.

Abbas-Araghchi
Headline

Iran Resmi Buka Akses Selat Hormuz

Jumat, 17 April 2026 - 23:36
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen
Headline

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen

Jumat, 17 April 2026 - 15:50
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Headline

Kecelakaan Helikopter di Kalbar, Tim SAR Evakuasi 8 Jenazah dari Hutan

Jumat, 17 April 2026 - 15:01
Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!
Headline

Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!

Jumat, 17 April 2026 - 11:04
fifa
Headline

Presiden FIFA Yakin Iran Tak akan Mundur dari Piala Dunia 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:07
ombudsman
Headline

Hery Susanto Jadi Tersangka Kasus Nikel, Pimpinan Ombudsman RI Minta Maaf ke Publik

Kamis, 16 April 2026 - 20:36

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.