• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat Sebut Kasus BGN Dapat Menjadi Pintu Masuk Penghentian Program MBG

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 4 Juni 2026 - 13:24
in Headline
Siswa

Ilustrasi - Seorang siswa SD tampak sumringah saat menyantap menu MBG di sela jam belajar. Foto: Dok. BGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama kedua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya dinilai dapat menjadi titik penting bagi pemerintah untuk meninjau ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai perkembangan kasus tersebut berpotensi menjadi landasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program unggulannya itu.

BacaJuga:

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Menurut pria yang akrab disapa Hensa tersebut, dirinya sejak lama melihat kemungkinan adanya penghentian sementara MBG. Namun langkah itu, kata dia, tidak mungkin dilakukan begitu saja tanpa adanya faktor yang datang dari luar pemerintah.

“Saya pernah memprediksi bahwa suatu saat nanti Pak Prabowo akan menghentikan MBG. Tapi memang dia harus punya alasan untuk bisa menghentikan MBG itu tanpa harus datang dari diri dia sendiri,” ujar Hensa melalui gawai, Kamis (4/6/2026).

Hensa menjelaskan, posisi MBG sebagai program andalan presiden membuat kebijakan penghentian tidak bisa diambil secara sepihak. Karena itu, diperlukan kondisi tertentu yang dapat menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk mengambil keputusan tersebut.

“Artinya, dia tidak bisa menghentikan itu karena itu flagship programnya dia. Harus ada faktor eksternal yang akhirnya membuat dia menghentikan MBG,” jelas Hensa.

Di tengah sorotan publik terhadap kasus yang menyeret petinggi BGN, Hensa melihat adanya peluang politik bagi Prabowo apabila memilih melakukan evaluasi atau penghentian sementara program tersebut.

“Menghentikan MBG saat ini, Prabowo bisa menjadi pahlawan di dua hal. Pertama, pemberantasan korupsi. Kedua, menyelamatkan fiskal, karena biaya MBG mahal sekali,” terangnya.

Lebih jauh, ia menilai penetapan tersangka terhadap Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya dapat menjadi momentum yang tepat untuk mengaudit sekaligus menata ulang pelaksanaan MBG secara komprehensif.

“Nah, penetapan tersangka ini bisa jadi pintu masuk untuk mengevaluasi program MBG, sehingga bisa jadi akan dihentikan mungkin untuk sementara waktu,” tutur Hensa.

Ia berpandangan, penghentian sementara bukan berarti mengakhiri program secara permanen. Sebaliknya, langkah tersebut dapat memberikan ruang bagi pemerintah untuk memperbaiki desain kebijakan, mekanisme pengawasan, hingga tata kelola anggaran sebelum program kembali dijalankan.

“Dengan dihentikannya MBG, Pak Prabowo punya waktu untuk mengevaluasi dan bisa dilakukan lagi di tahun-tahun berikutnya, misalnya mendekati Pemilu, tanpa hari-hari ini harus membebani fiskal,” kata founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Dalam perspektif komunikasi politik, Hensa menilai pemerintah masih memiliki ruang untuk menjaga citra program tersebut di mata publik. Menurutnya, strategi komunikasi yang tepat dapat memisahkan persoalan pelaksanaan dengan tujuan utama program.

“Walaupun MBG adalah program flagship Presiden, tapi di tangan yang tepat spindoctoring bisa dilakukan. Apa lagi, BGN kan lembaga yang dibentuk oleh Presiden sebelumnya,” tambahnya.

Pernyataan Hensa muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, yang sejak awal digadang-gadang menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Prabowo. Kasus yang melibatkan sejumlah pejabat BGN kini dinilai berpotensi menjadi momentum evaluasi besar terhadap keberlanjutan dan efektivitas program tersebut.(her)

Tags: BGNHendri SatrioHensaKorupsi BGNmbgSurvei KedaiKOPI

Berita Terkait.

Kentamin
Headline

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:19
Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals
Headline

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59
Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan
Headline

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:42
bowo
Headline

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Pecat dan Bersihkan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:10
haji
Headline

Jadwal Perjalanan Haji 2027 Lebih Awal, Beri Ruang Persiapan Bagi Jemaah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:40
wo
Headline

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3621 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1075 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    816 shares
    Share 326 Tweet 204
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.