• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Resmi, Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus OTT Imigrasi Jakbar

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 4 Juni 2026 - 10:01
in Headline
Silmy-karim

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Foto: Dok. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi memasuki babak baru. Setelah menjalani pemeriksaan maraton selama kurang lebih 10 jam, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Pada Kamis (4/6/2026) pagi, Silmy tampak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas menggiringnya menuju kendaraan tahanan yang telah menunggu di area kantor KPK.

BacaJuga:

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Sepanjang proses pengawalan, Silmy memilih irit bicara. Berbagai pertanyaan yang diajukan wartawan terkait status hukum maupun dugaan perkara yang menjeratnya tidak mendapat tanggapan.

Penahanan itu dilakukan setelah Silmy mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam (3/6/2026). Ia tiba sekira pukul 22.30 WIB dengan pengawalan sejumlah ajudan untuk memenuhi panggilan penyidik terkait OTT yang sebelumnya digelar di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).

Saat tiba di kantor KPK, mantan Direktur Jenderal Imigrasi tersebut juga tidak memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu di lokasi.

Tak hanya Silmy, penyidik turut meminta klarifikasi dari sejumlah pihak lain yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. Salah satu yang diperiksa adalah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra.

OTT yang berlangsung pada 2–3 Juni 2026 itu diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan belasan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih menelusuri peran masing-masing pihak yang diamankan. Hingga kini, lembaga antirasuah itu belum mengungkap secara rinci siapa saja yang terlibat maupun bagaimana konstruksi perkara yang sedang disusun.

Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti tersebut meliputi empat unit mobil, sembilan sepeda motor, serta tujuh sepeda yang kemudian dibawa ke kompleks Gedung Merah Putih menggunakan kendaraan derek.

Penyidik juga menemukan sejumlah aset lain berupa mata uang asing dalam denominasi dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat, serta ratusan gram logam mulia emas. Seluruh barang bukti kini diamankan di kantor KPK untuk kepentingan penyidikan.

Sampai saat ini, KPK masih menutup rapat detail perkara, termasuk pasal yang akan dikenakan kepada para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa operasi tersebut berkaitan dengan proses pengurusan izin tinggal WNA di Indonesia. Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya warga negara asing maupun kuasa hukum yang ikut terjaring, Budi meminta publik menunggu penjelasan resmi dari penyidik.

“Untuk detailnya nanti, ya, karena dalam proses pengurusan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) ataupun KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap), WNA ini juga bisa menggunakan perantara untuk prosesnya,” jelas Budi Prasetyo kepada awak media, pada Rabu (3/6/2026).

“Nah, ini nanti kita akan jelaskan konstruksinya dalam konferensi pers,” tambahnya.(her)

Tags: KPKOTT Imigrasi Jakbarott kpkSilmy KarimWamen Imipas

Berita Terkait.

Kentamin
Headline

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:19
Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals
Headline

Typhoon Champi Hits Taiwan, Injuring Two Indonesian Nationals

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59
Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan
Headline

Dihantam Topan Champi di Taiwan, 2 WNI Luka Ringan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:42
bowo
Headline

Akui Kekurangan Program MBG, Prabowo: Pecat dan Bersihkan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:10
haji
Headline

Jadwal Perjalanan Haji 2027 Lebih Awal, Beri Ruang Persiapan Bagi Jemaah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:40
wo
Headline

Prabowo Praises Cabinet as “Quite Impressive,” Analyst Sees Hidden Message

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3644 shares
    Share 1458 Tweet 911
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.