• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Jimly Asshiddiqie: Pemilu Bermasalah, Ancaman Nyata bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia

Dilianto - Editor Dilianto -
Jumat, 17 April 2026 - 19:42
in Politik
Jimly-Asshiddiqie

Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie dan Ketua DKPP saat ini Heddy Lugito saat Pelluncuran buku “Etika yang Melembaga” di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026). Foto: Dilianto/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa kualitas pemilihan umum (Pemilu) menjadi penentu utama arah dan masa depan demokrasi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam peluncuran buku “Etika yang Melembaga” di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).

BacaJuga:

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menilai Pemilu merupakan “core business” atau inti utama dari sistem demokrasi. Karena itu, jika pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik, maka sulit mengharapkan demokrasi berkembang secara sehat.

“Core business-nya demokrasi itu kan pemilu dan kepartaian. Pemilu itu rutin lima tahunan. Kalau pemilu itu tidak beres, kita tidak bisa berharap demokrasi berkembang kualitas dan integritasnya,” ujar Jimly.

Ia juga mengingatkan bahwa penurunan kualitas demokrasi bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi merupakan fenomena global. Menurutnya, tren kemunduran demokrasi (democratic regression) kini menjadi tantangan serius di berbagai negara.

“Kalau pemilu ini tidak kita benahi, repot. Ini tren menurun, bukan cuma Indonesia, tapi global,” tegasnya.

Selain Pemilu, Jimly menyoroti pentingnya pembenahan internal partai politik. Ia menilai lemahnya demokrasi internal partai akan berdampak langsung pada kualitas demokrasi secara keseluruhan.

“Kalau partai tidak punya demokrasi internal yang baik, bagaimana bisa diharapkan membangun demokrasi eksternal yang efektif,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Jimly mengingatkan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah pemilih terbesar di dunia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas demokrasi.

“Indonesia ini adalah demokrasi terbesar ketiga di dunia, jadi harus kita beri perhatian khusus,” pungkasnya. (dil)

Tags: DKPPimly Asshiddiqiepemilu

Berita Terkait.

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Politik

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Minggu, 26 April 2026 - 21:36
sutan
Politik

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

Minggu, 26 April 2026 - 14:14
Ahmad-Doli-Kurnia-Tandjung
Politik

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Rabu, 22 April 2026 - 12:07
I-Nyoman-Parta
Politik

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Rabu, 22 April 2026 - 11:26
Abdul-Fikri-Faqih
Politik

Revisi UU Sisdiknas, DPR RI Dukung Pembagian Peran PTN dan PTS

Rabu, 22 April 2026 - 09:34
Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital
Politik

Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital

Rabu, 22 April 2026 - 07:54

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    1484 shares
    Share 594 Tweet 371
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.