• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Gencatan Senjata AS–Iran–Israel Disorot DPR: Harus Permanen, Jadi Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 9 April 2026 - 13:33
in Headline
iran

Ilustrasi - Dampak konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel dan Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel mendapat sorotan dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan kesepakatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai solusi jangka pendek, tetapi harus berkembang menjadi perdamaian permanen.

Menurutnya, dunia saat ini sangat membutuhkan stabilitas global, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik yang berdampak luas pada sektor energi dan ekonomi.

BacaJuga:

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

“Kita menyambut baik gencatan senjata ini, tetapi harapannya bisa berlanjut secara permanen. Tidak boleh ada lagi agresi antarnegara,” ujar Sukamta, Kamis (9/4/2026).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu menilai gencatan senjata hanya akan bermakna jika seluruh pihak benar-benar menahan diri, termasuk tidak menggunakan tekanan ekonomi maupun energi yang bisa memicu dampak global.

Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah kesepakatan sebelumnya di kawasan Timur Tengah kerap dilanggar, terutama oleh Israel dalam konflik di Palestina dan Lebanon.

“Ini menjadi catatan penting. Banyak kesepakatan yang tidak dijalankan secara konsisten, dan itu berbahaya bagi upaya perdamaian kawasan,” tegasnya.

Sukamta pun mendorong Presiden AS Donald Trump untuk memastikan Israel mematuhi kesepakatan yang telah dibuat.

Ia menyoroti bahwa konflik modern tidak lagi hanya berbasis kekuatan militer, tetapi juga merambah sektor strategis seperti energi dan perdagangan global.

Salah satu titik krusial yang disorot adalah Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas global.

Menurutnya, Indonesia memiliki kepentingan besar dalam menjaga stabilitas tersebut karena dampaknya langsung terasa pada harga energi, perdagangan, hingga daya beli masyarakat.

Sukamta menegaskan pentingnya peran aktif Indonesia di berbagai forum internasional seperti ASEAN, Organisation of Islamic Cooperation, dan United Nations dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Lebih jauh, ia berharap momentum gencatan senjata ini bisa menjadi pintu masuk menuju solusi yang lebih luas, termasuk terwujudnya kemerdekaan bagi Palestina.

“Harapannya, ini bukan hanya menghentikan konflik sementara, tetapi menjadi langkah awal menuju perdamaian yang adil dan permanen, termasuk kemerdekaan bagi Palestina,” ujarnya. (nas)

Tags: AS–Iran–IsraelDPRGencatan SenjataPalestina

Berita Terkait.

purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7066 shares
    Share 2826 Tweet 1767
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1769 shares
    Share 708 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1047 shares
    Share 419 Tweet 262
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.