• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Persimpangan Anies Menuju 2029: Bertahan Idealis atau Menyebrang Pragmatis?

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 7 April 2026 - 10:21
in Politik
Anies

Anies Baswedan. Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai memperlihatkan bayangan arah, dan satu nama yang terus jadi bahan perbincangan adalah Anies Baswedan. Namun, jalan yang harus ditempuh mantan Gubernur DKI Jakarta itu disebut tak akan mudah.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio melihat Anies kini berada di titik krusial: memilih tetap idealis atau mulai bermain pragmatis demi menjaga eksistensi di panggung nasional.

BacaJuga:

Jelang 5 Tahun Kepemimpinan, Bawaslu Tantang Jurnalis Bongkar Capaian dan Kekurangan

Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

“Anies ini pilihannya sekarang memang enggak enak, kalau idealis bisa jadi dia hilang dari percaturan nasional. Kalau dia pragmatis mungkin banyak pendukungnya enggak suka,” kata Hensa -sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, Selasa (7/4/2026).

Menurut Hensa, jalur idealisme bukan tanpa risiko. Anies bisa saja membangun kekuatan politik baru lewat Partai Gerakan Rakyat, kendaraan politik yang belum lama ia perkenalkan. Namun, jalan ini penuh tanjakan, mulai dari verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), kebutuhan logistik besar, hingga potensi tekanan dari rival politik.

“Enggak gampang (untuk membesarkan Partai Gerakan Rakyat), butuh biaya besar, belum lagi ada hantaman dan hambatan politik kan. Ini kan politik dan lawan-lawan politiknya Anies, kalau Anies mau maju kan enggak diem aja,” kata Hensa.

Di sisi lain, opsi pragmatis membuka jalur yang lebih cepat, meski penuh kompromi. Bergabung dengan partai mapan dinilai bisa menjaga nama Anies tetap relevan—bahkan jika harus memulai dari posisi wakil presiden.

“Kalau dia pragmatis, 2034 nanti dia bisa berlaga. Jadi artinya kayak ‘ya udah lah gue jadi wakilnya siapa dulu gitu’, masuk dulu, membina lagi karir politiknya,” tutur Hensa.

Dalam skenario yang lebih berani, Hensa bahkan menyebut kemungkinan duet dengan Kaesang Pangarep melalui Partai Solidaritas Indonesia. Kombinasi ini dinilai berpotensi menggabungkan basis massa baru dengan efek ekor kekuasaan yang masih kuat.

“Kalau dia (Anies) mau mendapatkan kekuatan Jokowi, ya Kaesang. Kaesang-Anies Baswedan misalnya, mungkin bisa juga kalau dia mau,” ungkap penulis buku Riah Riuh Komunikasi itu.

Meski peluang tetap terbuka, Hensa menilai perjalanan politik Anies belakangan meninggalkan catatan yang tidak sepenuhnya positif. Salah satunya adalah manuver pasca-Pilpres 2024, ketika Anies sempat dikaitkan dengan pencalonan di Pilkada, bahkan hingga muncul isu perpindahan ke Jawa Barat.

“Ingat waktu dia mau maju Gubernur pas dia gagal capres, bahkan sempat diisukan akan pindah ke Jawa Barat, bila PDI perjuangan mengusulkan, itu sebuah cerita yang enggak enak menurut saya, ini orang kayak cari kerjaan aja,” imbuhnya.

Selain itu, dinamika perpindahan afiliasi politik juga dinilai memengaruhi persepsi publik terhadap konsistensi Anies.

Namun satu hal yang tak terbantahkan, basis massa Anies masih ada. Tantangan terbesarnya kini bukan sekadar jumlah pendukung, melainkan bagaimana kekuatan itu diorganisasi dan diarahkan menuju kontestasi besar berikutnya.

“Sosok (Anies) ini masih punya massa, iya. Tapi siapa yang membawa massanya dia kan, nah ini yang harus dipertimbangkan oleh Anies,” tambahnya.

Di tengah dinamika ini, pilihan Anies akan menentukan bukan hanya masa depannya sendiri, tetapi juga arah baru peta politik nasional menuju 2029 dan seterusnya. (her)

Tags: Anies BaswedanHendri SatrioHensaKPUPilpres 2029

Berita Terkait.

bawaslu
Politik

Jelang 5 Tahun Kepemimpinan, Bawaslu Tantang Jurnalis Bongkar Capaian dan Kekurangan

Kamis, 3 September 2026 - 23:03
Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik
Politik

Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik

Rabu, 2 September 2026 - 23:05
Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo
Politik

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 2 September 2026 - 22:05
judol
Politik

Judi Online Menggurita, DPR Pertimbangkan Masuk Sasaran Perampasan Aset

Rabu, 2 September 2026 - 12:12
pks
Politik

PKS Maknai HUT ke-81 RI Lewat Refleksi Sejarah, Olahraga, hingga Budaya

Selasa, 1 September 2026 - 19:29
bima
Politik

Wamendagri Tegaskan Transformasi Pemilu Digital Harus Utamakan Keterbukaan dan Akuntabilitas

Selasa, 1 September 2026 - 15:40

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.