• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Perkuat Kolaborasi Global Lindungi Laut lewat Living High Seas Partnership

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 7 April 2026 - 12:43
in Nasional
Miftahul-Huda

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Miftahul Huda (dua dari kanan). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kolaborasi global dalam perlindungan laut melalui partisipasi aktif Indonesia dalam peluncuran Living High Seas Partnership di New York, Amerika Serikat, baru-baru ini. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati laut, khususnya di wilayah laut lepas.

Peluncuran tersebut mempertemukan negara-negara mitra dan organisasi internasional guna mempercepat implementasi kesepakatan global terkait keanekaragaman hayati di luar yurisdiksi nasional (Biodiversity Beyond National Jurisdiction/BBNJ).

BacaJuga:

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Miftahul Huda, mengatakan Indonesia menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk penguatan kerja sama multilateral dalam menjaga kesehatan laut dunia. “Kemitraan ini memiliki signifikansi strategis dan menjadi salah satu pelopor dalam penerapan area-based management tools,” ujarnya dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Dia menambahkan, Indonesia berkomitmen mengimplementasikan area-based management tools (ABMTs) dengan mengoptimalkan pengalaman pengelolaan kawasan konservasi nasional. Upaya ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan laut lepas yang efektif dan berkelanjutan.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang berbatasan langsung dengan laut lepas di Samudera Hindia dan Pasifik, Indonesia memiliki kepentingan strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut global. Keikutsertaan ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi kelautan internasional,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Jerman, Ilka Wagner menyampaikan bahwa Living High Seas Partnership kini memasuki tahap implementasi setelah merampungkan fase kesepakatan awal. “Fokus kami adalah membangun kemitraan di tingkat nasional, regional, dan global untuk mendukung visi keanekaragaman hayati Uni Eropa,” ujarnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan program akan dikoordinasikan oleh konsorsium global yang dipimpin oleh GIZ guna memastikan tata kelola yang efektif dan terintegrasi.

Living High Seas merupakan inisiatif global yang mendukung implementasi Perjanjian Biodiversity Beyond National Jurisdiction (BBNJ) melalui penguatan kerja sama lintas negara, lembaga internasional, dan komunitas ilmiah. Kemitraan ini mendorong pengembangan serta penerapan area-based management tools (ABMTs), termasuk kawasan konservasi laut (marine protected areas/MPAs), sebagai instrumen utama dalam perlindungan dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati di laut lepas (high seas).

Inisiatif ini melibatkan sejumlah negara pelopor, termasuk Indonesia, dalam pengembangan kawasan pengelolaan berbasis area di Samudera Atlantik, Hindia, dan Pasifik. Kolaborasi ini juga memperkuat kapasitas, tata kelola, serta pertukaran pengetahuan antarnegara guna memastikan pengelolaan laut lepas yang lebih efektif, inklusif, dan berbasis sains.

KKP menilai kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi negara peserta dan masyarakat global dalam menjaga kesehatan laut, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong ekonomi biru. Hal ini juga menegaskan pentingnya sinergi antarnegara dalam menghadapi tantangan pengelolaan laut, termasuk perubahan iklim dan tekanan terhadap keanekaragaman hayati. (ney)

Tags: KKPlautLiving High Seas Partnership

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Jumat, 25 September 2026 - 02:41
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 22:07
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 21:06
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

Kamis, 24 September 2026 - 20:05
Nasional

Miliki Ekosistem Gambut Tropis Terluas di Dunia, Mendiktisaintek: Perkuat Riset Pencegahan Kebakaran

Kamis, 24 September 2026 - 19:30
DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan
Nasional

DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:15

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.