• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

3 Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB

Dilianto - Editor Dilianto -
Jumat, 3 April 2026 - 04:38
in Internasional
Bendera Uni Eropa terlihat di depan kantor pusat Komisi Eropa di Brussel, Belgia. Foto: ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa

Bendera Uni Eropa terlihat di depan kantor pusat Komisi Eropa di Brussel, Belgia. Foto: ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Uni Eropa menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon selatan.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (2/4/2026), Uni Eropa juga menyatakan simpati kepada keluarga korban, pemerintah Indonesia, serta seluruh pihak yang terdampak atas insiden tragis tersebut. UE turut menggemakan kecaman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap serangan yang menewaskan personel penjaga perdamaian.

BacaJuga:

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

“Berdasarkan hukum internasional, keselamatan dan keamanan personel serta properti PBB harus dijamin setiap saat,” demikian pernyataan tersebut.

Insiden pertama terjadi pada 29 Maret 2026, ketika Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Qusayr, Lebanon selatan. Sehari kemudian, dua prajurit lainnya—Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan—tewas dalam serangan terhadap konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan.

Menanggapi peristiwa ini, Perwakilan Tetap RI untuk PBB, Umar Hadi, mendesak penyelidikan yang cepat, transparan, dan menyeluruh. Indonesia juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengawal proses tersebut serta memastikan adanya pertanggungjawaban hukum tanpa kekebalan bagi pelaku.

Pemerintah Indonesia turut menyerukan kepada semua pihak, termasuk Israel, untuk menghentikan agresi dan mematuhi hukum internasional demi menjamin keselamatan personel penjaga perdamaian serta perlindungan aset PBB.

Sementara itu, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan harus dipertanggungjawabkan.

PBB memastikan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut saat ini sedang berlangsung. Meski sempat menghadapi kendala di lapangan akibat situasi yang masih tegang, organisasi dunia itu menegaskan komitmennya untuk mengungkap fakta secara objektif.

Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, menyatakan pihaknya terus memantau kondisi di lapangan guna memastikan keselamatan seluruh personel.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian dalam menjalankan mandat internasional di wilayah konflik. (dil)

Tags: israelLebanonpbbTiga Pasukan TNIuni eropaUNIFIL

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 April 2026 - 09:44
Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21
bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    767 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.