• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pelaku Serangan Pasukan TNI di Lebanon Harus Diadili Tanpa Kekebalan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 2 April 2026 - 09:18
in Headline
djamari

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menegaskan sikap tegas pemerintah Indonesia dalam merespons insiden yang menimpa prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pemerintah, kata Djamari, menuntut dilaksanakannya investigasi menyeluruh atas serangan yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI serta melukai sejumlah personel lainnya.

BacaJuga:

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

“Pemerintah menuntut investigasi yang menyeluruh atas insiden ini. Kami juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan penyelidikan secara cepat, transparan, dan komprehensif,” ujar Djamari dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam serangan terhadap pasukan perdamaian harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan.

“Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi,” tegasnya.

Menurut Djamari, insiden serangan berulang terhadap personel Indonesia mencerminkan rendahnya komitmen dari pihak-pihak yang bertikai dalam menjamin keselamatan pasukan perdamaian di wilayah konflik.

Dalam konteks itu, pemerintah Indonesia juga mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah tegas, bersatu, dan konsisten dalam menindaklanjuti hasil investigasi.

“Dewan Keamanan PBB harus bertindak tegas dan konsisten demi menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian,” katanya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah ini dilakukan melalui peran Kemenko Polkam sebagai pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP).

Koordinasi akan difokuskan bersama Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Kementerian Luar Negeri guna memastikan perlindungan maksimal bagi personel Indonesia yang bertugas di luar negeri.

“Selain itu, pemerintah juga akan melakukan peninjauan ulang terhadap protokol keamanan, khususnya dengan menyesuaikan perkembangan situasi di wilayah konflik Lebanon selatan,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan pasukan Indonesia dalam menjalankan mandat sebagai penjaga perdamaian dunia. (her)

Tags: Djamari ChaniagoLebanonMenko PolkamPasukan TNI

Berita Terkait.

Perry-Warjiyo
Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54
Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…
Headline

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:47

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2951 shares
    Share 1180 Tweet 738
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.