INDOPOSCO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membentuk tim khusus (Timsus) bernama “Lidi Bersih” untuk menangani temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tim tersebut diperkuat oleh tiga personel dari Kejaksaan Agung.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Pendiri Internal Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus mengatakan, pembentukan tim khusus Lidi Bersih mencerminkan lemahnya sistem pengawasan internal yang sudah ada.
Selain itu, ia mempertanyakan kejelasan peran aparat kejaksaan dalam tim khusus tersebut. “Secara hukum, penyidikan pidana harus berjalan melalui mekanisme resmi dengan bukti permulaan yang cukup, bukan sekadar diperbantukan dalam tim internal,” ujar Iskandar dalam keterangan, Kamis (2/4/2026).
Sebelumnya, polemik pengunduran diri dua Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi sorotan publik. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyinggung adanya kemungkinan masalah struktural hingga indikasi praktik jaringan kekuasaan internal (deep state) di lingkungan kementerian.
“Ada (deep state dan dirjen untouchable). Ini bukti, bukti yang sudah clear,” ujar Dody.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Indonesia RISK Centre, Julius Ibrani mengajak semua pihak melihat persoalan ini dalam konteks yang utuh dan berbasis data. Pasalnya, evaluasi kinerja di pemerintahan berbeda dengan sektor swasta.
“Penilaian harus berbasis sistem, program, dan anggaran, bukan langsung menjatuhkan penilaian pada pribadi pejabat,” katanya.
Diketahui, polemik ini bermula dari pengunduran diri Dewi Chomistriana dan Dwi Purwantoro pada akhir Februari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah munculnya hasil pemeriksaan BPK terkait potensi kerugian negara.
Menteri Dody menjelaskan, BPK telah mengirim dua surat hasil audit sepanjang 2025. Surat pertama pada Januari 2025 mencatat potensi kerugian hampir Rp3 triliun, namun kemudian direvisi menjadi sekitar Rp1 triliun dalam surat kedua pada Agustus 2025.
Menurut Dody, rekomendasi BPK tidak segera ditindaklanjuti sehingga ia turun tangan langsung membentuk tim khusus. “Manakala saya menggunakan Lidi Bersih untuk mulai bekerja, yang bersangkutan memilih mengundurkan diri,” katanya. (nas)










