• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bentuk Timsus Lidi Bersih, Pengamat: Cermin Lemahnya Pengawasan di Internal Kementerian

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 2 April 2026 - 18:16
in Nasional
Ilustrasi-Infrastruktur jembatan. Foto: Dokumen Kementerian PU

Ilustrasi-Infrastruktur jembatan. Foto: Dokumen Kementerian PU

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membentuk tim khusus (Timsus) bernama “Lidi Bersih” untuk menangani temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tim tersebut diperkuat oleh tiga personel dari Kejaksaan Agung.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Pendiri Internal Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus mengatakan, pembentukan tim khusus Lidi Bersih mencerminkan lemahnya sistem pengawasan internal yang sudah ada.

BacaJuga:

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS–Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Selain itu, ia mempertanyakan kejelasan peran aparat kejaksaan dalam tim khusus tersebut. “Secara hukum, penyidikan pidana harus berjalan melalui mekanisme resmi dengan bukti permulaan yang cukup, bukan sekadar diperbantukan dalam tim internal,” ujar Iskandar dalam keterangan, Kamis (2/4/2026).

Sebelumnya, polemik pengunduran diri dua Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi sorotan publik. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyinggung adanya kemungkinan masalah struktural hingga indikasi praktik jaringan kekuasaan internal (deep state) di lingkungan kementerian.

“Ada (deep state dan dirjen untouchable). Ini bukti, bukti yang sudah clear,” ujar Dody.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Indonesia RISK Centre, Julius Ibrani mengajak semua pihak melihat persoalan ini dalam konteks yang utuh dan berbasis data. Pasalnya, evaluasi kinerja di pemerintahan berbeda dengan sektor swasta.

“Penilaian harus berbasis sistem, program, dan anggaran, bukan langsung menjatuhkan penilaian pada pribadi pejabat,” katanya.

Diketahui, polemik ini bermula dari pengunduran diri Dewi Chomistriana dan Dwi Purwantoro pada akhir Februari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah munculnya hasil pemeriksaan BPK terkait potensi kerugian negara.

Menteri Dody menjelaskan, BPK telah mengirim dua surat hasil audit sepanjang 2025. Surat pertama pada Januari 2025 mencatat potensi kerugian hampir Rp3 triliun, namun kemudian direvisi menjadi sekitar Rp1 triliun dalam surat kedua pada Agustus 2025.

Menurut Dody, rekomendasi BPK tidak segera ditindaklanjuti sehingga ia turun tangan langsung membentuk tim khusus. “Manakala saya menggunakan Lidi Bersih untuk mulai bekerja, yang bersangkutan memilih mengundurkan diri,” katanya. (nas)

Tags: BPKKementerian PULidi Bersih

Berita Terkait.

Shehbaz
Nasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS–Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi
Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03
Penumpang-KA
Nasional

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14
Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7117 shares
    Share 2847 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1094 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.