• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 16 April 2026 - 23:33
in Ekonomi
puan

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai lonjakan harga plastik yang terjadi belakangan ini dapat menjadi momentum penting untuk beralih ke penggunaan kemasan berbahan alami yang lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis.

Dalam keterangannya, Puan menyebut bahwa meski plastik selama ini menjadi pilihan utama karena kepraktisannya, dampak ekologis yang ditimbulkan sangat besar. Oleh karena itu, kenaikan harga plastik hingga 30–80 persen justru bisa dimanfaatkan sebagai titik balik menuju ekonomi hijau.

BacaJuga:

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

“Kenaikan harga plastik bisa menjadi momentum untuk kita beralih ke ekonomi hijau,” ujarnya, dikutip Kamis (16/4/2026).

Lonjakan harga plastik sendiri dipicu oleh gangguan rantai pasok global akibat konflik geopolitik, di tengah tingginya ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku impor yang mencapai 60 persen. Kondisi ini semakin menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di sektor makanan dan minuman yang selama ini bergantung pada kemasan sekali pakai.

Puan menyoroti, kenaikan harga dan keterbatasan pasokan plastik membuat pelaku usaha kecil semakin terhimpit dari sisi biaya produksi. Untuk itu, ia mendorong pelaku usaha kembali memanfaatkan kearifan lokal dengan menggunakan kemasan berbahan alami seperti daun pisang atau daun jati.

Menurutnya, penggunaan kemasan tradisional tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai tambah tersendiri. Selain mampu menjaga aroma dan kualitas makanan, kemasan alami juga dinilai memiliki daya tarik unik bagi konsumen.

“Pelaku usaha tidak hanya bisa mengurangi beban biaya, tetapi juga meningkatkan nilai jual dari sisi keunikan produk,” jelasnya.

Lebih jauh, Puan menegaskan bahwa penggunaan kemasan organik juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengelolaan limbah dan perlindungan lingkungan.

Ia juga menyinggung data dari United Nations Environment Programme (UNEP) yang mencatat sekitar 19 hingga 23 juta ton limbah plastik mencemari perairan dunia setiap tahunnya. Bahkan, jumlah sampah plastik yang dibuang ke ekosistem air setiap hari setara dengan 2.000 truk sampah.

Meski demikian, Puan mengakui bahwa peralihan dari plastik ke kemasan alami tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan proses adaptasi bertahap, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti tidak menggunakan wadah plastik sekali pakai untuk konsumsi di tempat.

Ia pun mendorong pemerintah untuk mengambil peran aktif dalam memfasilitasi transisi tersebut, mulai dari penyusunan regulasi hingga sosialisasi yang masif kepada masyarakat.

Puan juga meminta sejumlah kementerian, seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Ekonomi Kreatif, untuk berkolaborasi mencari solusi kemasan alternatif yang berkelanjutan.

“Jika sistemnya mendukung, bukan tidak mungkin kemasan organik bisa menggantikan plastik sekali pakai di masa depan,” pungkasnya. (dil)

Tags: Harga Kantong PlastikKetua DPR RIPuan MaharaniUMKM

Berita Terkait.

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.