INDOPOSCO.ID – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menegaskan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus pilar ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rakernas APDESI Merah Putih 2026 di Serang, Banten, Rabu (10/6/2026).
Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat mengatakan, desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek yang mampu menggerakkan ekonomi nasional dari bawah.
“Desa memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, dan modal sosial yang besar. Jika dikelola dengan baik, desa dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi sekaligus benteng ketahanan pangan Indonesia,” ujarnya.
Rakernas yang dihadiri ribuan kepala desa itu membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan ekonomi desa, investasi dan kemitraan, transformasi digital, penguatan koperasi desa, hingga ketahanan pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM), Johan Aripin Muba, dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pakar APDESI Merah Putih. Ia juga menerima penghargaan simbolik berupa julukan “Bapak Desa” dari peserta Rakernas.
Johan menegaskan kemajuan desa menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, pembangunan nasional akan lebih cepat tercapai jika desa diberi ruang lebih besar untuk mengelola potensi yang dimiliki.
“Kalau desa maju, Indonesia maju. Kalau desa kuat, ekonomi nasional juga akan kuat,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi desa, Yayasan JAM bersama APDESI Merah Putih menyiapkan program peternakan ayam rakyat yang menyasar 75.266 desa di seluruh Indonesia. Setiap desa direncanakan memiliki dua kandang produktif berkapasitas masing-masing 1.000 ekor ayam.
Selain itu, program juga mencakup pembentukan koperasi produsen di desa untuk mengembangkan sektor pertanian, peternakan, serta memperkuat akses pembiayaan, pendampingan, dan pemasaran hasil produksi masyarakat.
Johan menilai digitalisasi menjadi faktor penting dalam pengembangan ekonomi desa. Melalui platform digital JAMSTREET, koperasi desa diharapkan dapat mengelola usaha secara lebih transparan, profesional, dan terintegrasi.
“Dengan Rakernas APDESI Merah Putih 2026 menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Agar desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.(nas)










