• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Limbah Kelapa Sawit Bisa Disulap Jadi Helm hingga Batik, Dorong UMKM Naik Kelas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:23
in Ekonomi
Batik

Produk batik berbahan serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dipamerkan sebagai contoh inovasi hilirisasi limbah sawit menjadi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bernilai tambah. Foto: Dokumen BPDP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Limbah kelapa sawit yang selama ini identik sebagai sisa proses produksi ternyata menyimpan potensi ekonomi yang besar. Melalui inovasi dan pengembangan teknologi, limbah tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bernilai tambah tinggi sekaligus mendukung industri sawit nasional yang lebih berkelanjutan.

Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University, Siti Nikmatin, mengatakan pemanfaatan limbah kelapa sawit, khususnya tandan kosong kelapa sawit (TKKS), menjadi produk UMKM mampu menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus mengurangi limbah industri.

BacaJuga:

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Strategi Hulu PHE Berbuah Manis, Produksi Stabil hingga Cadangan Bertambah

LEPAS L8 Resmi Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Premium Dibanderol Rp589 Juta

“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau TKKS yang memiliki pasokan melimpah dan punya potensi sangat besar,” kata Nikmatin di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, besarnya volume limbah sawit di Indonesia menjadi peluang strategis yang belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan asumsi sekitar 23 persen tandan buah segar (TBS) berubah menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen, potensi ketersediaan TKKS di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 16 juta ton per tahun dan terus meningkat seiring bertambahnya produksi kelapa sawit nasional.

“Setiap hari pasti akan menumpuk limbah kelapa sawit di pabrik pengolahan CPO,” ujarnya.

Nikmatin menjelaskan, selama ini tandan kosong kelapa sawit umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk organik di sekitar kawasan pabrik. Namun, melalui proses riset dan inovasi, material tersebut dapat diolah menjadi bahan baku berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

Ia mencontohkan PT Intertisi Material Maju (IMM) yang telah mengembangkan pemanfaatan TKKS menjadi beragam produk UMKM, mulai dari helm, tas, alas kaki, kain batik, rompi antipeluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.

“Saat ini saya mengolah tandan kosong di PT Intertisi Material Maju untuk menjadi produk UMKM bernilai tambah. Saya mengambil tandan kosong dari PTPN maupun IPB,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nikmatin mengungkapkan pengembangan produk berbasis limbah kelapa sawit tersebut berawal dari kegiatan riset yang dimulai pada 2015 dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Menurutnya, dukungan BPDP berperan penting dalam mempercepat lahirnya berbagai inovasi pemanfaatan limbah sawit di Indonesia.

Selain menghasilkan produk yang memiliki daya saing, inovasi tersebut juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pengurangan limbah industri. Dari sisi sosial, pengembangan produk berbasis limbah sawit turut membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan maupun pabrik pengolahan.

Nikmatin menilai, pengembangan produk turunan dari limbah sawit menjadi salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular di sektor perkebunan. Dengan pasokan bahan baku yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat hilirisasi sawit melalui produk-produk inovatif yang memiliki nilai tambah tinggi.

Selama ini, BPDP juga terus mendorong pengembangan berbagai produk turunan kelapa sawit, termasuk pemanfaatan limbah menjadi produk yang ramah lingkungan, berdaya saing, dan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Pemanfaatan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk mengantarkan sektor usaha tumbuh dan maju secara berkelanjutan. Apalagi, pasokan limbah kelapa sawit kita sangat melimpah,” pungkas Nikmatin.(rmn)

Tags: industri sawitLimbah Kelapa SawitMinyak SawitProduk UMKM

Berita Terkait.

SDM
Ekonomi

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:04
Perwira-PHE
Ekonomi

Strategi Hulu PHE Berbuah Manis, Produksi Stabil hingga Cadangan Bertambah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:03
L8
Ekonomi

LEPAS L8 Resmi Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Premium Dibanderol Rp589 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP TerbaruĀ 
Ekonomi

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Destry-Damayanti
Ekonomi

Ditunjuk jadi Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti Pastikan Decision Making Tetap Berjalan

Senin, 27 Juli 2026 - 18:28
Prasetyo
Ekonomi

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2986 shares
    Share 1194 Tweet 747
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.