INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya tensi konflik, Teheran terus memperkuat barisan diplomatiknya melalui pembicaraan intensif dengan sekutu utamanya. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berkomunikasi melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi guna membahas eskalasi situasi di kawasan.
Selama panggilan tersebut, China kembali mengutuk serangan Amerika Serikat – Israel, sekaligus menyerukan penghentian perilaku intimidasi di kancah global dan mendesak semua pihak menghormati jalur diplomasi.
“Kebutuhan untuk menghentikan perilaku intimidasi dalam urusan internasional, serta menghormati diplomasi dan hukum internasional sebagai sarana penyelesaian sengketa,” kata Wang Yi seperti dilansir dari Sky News, Rabu (25/3/2026).
Sementara itu, Araghchi kembali menegaskan posisi konsisten Teheran dengan menyuarakan pesan-pesan kunci yang telah disampaikan dalam belakang ini, sebuah langkah yang dinilai sebagai upaya unjuk kekuatan Iran di panggung global.
Ia turut menegaskan blokade efektif di Selat Hormuz merupakan konsekuensi langsung dari perang tersebut, sembari menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas situasi itu.
Di samping itu, Iran menyampaikan kepada China untuk melanjutkan perlawanan hingga Amerika Serikat dan Israel menanggung konsekuensi atas serangan awal mereka.
“Menekankan tekad kuat Iran untuk terus mempertahankan, kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya hingga semua tujuan tercapai dan musuh dipaksa menyesali telah melakukan agresi brutal ini,” ujar Araghchi.(dan)











