• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Konflik Timur Tengah Ancam Pasokan BBM, Masyarakat Diminta Tak “Panic Buying’

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 17 Maret 2026 - 11:31
in Ekonomi
bensin

Antrean kendaraan mengisisi bahan bakar minyak di SPBU. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah menyusul aksi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas energi global. Ketegangan yang semakin meningkat dikhawatirkan berdampak pada distribusi minyak dunia, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Indonesia.

Indonesia sendiri masih memiliki ketergantungan terhadap pasokan energi dari kawasan Timur Tengah, sehingga eskalasi konflik berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan maupun harga BBM di dalam negeri.

BacaJuga:

Daya Beli Masyarakat Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Kembali Catat, Satyalancana Wira Karya 2025 Apresiasi Negara untuk Inovator PTBA

Pertamina Percepat Transformasi Energi, SLB Masuk dalam Radar Mitra Strategis

Pegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, mengatakan situasi geopolitik tersebut memang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Fenomena ini memantik kekhawatiran yang cukup serius karena disinyalir bisa menciptakan kelangkaan BBM di pasaran,” kata Tulus melalui gawai, Selasa (17/3/2026).

Kekhawatiran tersebut mulai terlihat dari munculnya fenomena pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying di sejumlah daerah seperti Aceh dan Jember. Jika tidak segera dimitigasi, Tulus menilai fenomena tersebut berpotensi meluas.

Namun ia menegaskan bahwa panic buying bukanlah solusi atas potensi gangguan pasokan energi.

“Aksi panic buying itu tindakan instan dan bahkan egois yang tidak akan menyelesaikan masalah. Justru bisa memperparah distorsi pasar dan membuat persoalan semakin kompleks,” ujarnya.

Menurutnya, pembelian BBM secara berlebihan dapat memicu kelangkaan buatan di pasar yang pada akhirnya justru mendorong kenaikan harga.

“Dampaknya bisa membuat BBM menjadi langka dan kemudian harga menjulang tinggi. Karena itu masyarakat sebaiknya tidak melakukan panic buying,” jelas Tulus.

Eks Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu juga mengingatkan bahwa upaya menimbun BBM memiliki risiko tinggi dari sisi keselamatan.

“Menimbun BBM dari sisi safety adalah tindakan yang sangat berisiko tinggi,” tuturnya.

Sebagai langkah mitigasi, Tulus mendorong masyarakat untuk mulai mengendalikan konsumsi BBM, salah satunya dengan meningkatkan penggunaan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

“Masyarakat justru harus mulai berpikir bagaimana cara ikut memitigasi dampak krisis energi, misalnya dengan mengendalikan konsumsi BBM dan menggunakan angkutan umum,” tambahnya.

Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik, Tulus menilai ketenangan dan sikap rasional masyarakat menjadi kunci agar kekhawatiran tidak berubah menjadi krisis yang nyata. (her)

Tags: BBMFKBIKonflik Timur TengahPanic BuyingPasokan BBMtulus abadi

Berita Terkait.

mall
Ekonomi

Daya Beli Masyarakat Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:13
ptba
Ekonomi

Kembali Catat, Satyalancana Wira Karya 2025 Apresiasi Negara untuk Inovator PTBA

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32
pertamina
Ekonomi

Pertamina Percepat Transformasi Energi, SLB Masuk dalam Radar Mitra Strategis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:56
ferry
Ekonomi

Kunjungi Ponpes Habib Rizieq, Menkop: Koperasi Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:46
Pertemuan-strategis
Ekonomi

Pertamina-Apache Bahas Migas Masa Depan, Fokus Garap Reservoir Non Konvensional

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:07
Halliburton
Ekonomi

Pertamina-Halliburton Siapkan Era Baru Operasi Hulu Berbasis AI dan Teknologi Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.