• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

FKBI Soroti Rokok dan Makanan Tinggi GGL sebagai Ancaman Produk Tidak Aman

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 15 Maret 2026 - 21:01
in Nasional
Pembeli

Arsip - Calon konsumen memilih minuman kemasan di sebuah pusat perbelanjaan, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (5/7/2024). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Momentum Hari Hak Konsumen Sedunia 2026 menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari produk yang berisiko terhadap kesehatan.

Pegiat perlindungan konsumen dan Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai masyarakat Indonesia masih menghadapi ancaman serius dari produk yang tidak aman, mulai dari makanan tinggi gula, garam, dan lemak hingga produk tembakau.

BacaJuga:

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Menurut Tulus, maraknya produk makanan dan minuman dengan kandungan GGL tinggi telah menjadi ancaman kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

Produk seperti minuman manis dalam kemasan serta makanan ultra proses kini semakin banyak beredar di pasaran dan dikonsumsi secara luas.

“Fenomena makanan dan minuman dengan GGL tinggi menjadi ancaman serius bagi anak-anak dan generasi muda dengan berbagai penyakit degeneratif yang prevalensinya terus meningkat,” kata Tulus.

Salah satu dampaknya terlihat dari meningkatnya angka obesitas pada anak dan remaja di Indonesia yang kini mencapai lebih dari 24,3 persen.

Selain itu, Tulus juga menyoroti tingginya konsumsi rokok di Indonesia yang menurutnya merupakan salah satu bentuk unsafety product yang paling nyata.

Ironisnya, konsumsi rokok kini semakin banyak menyasar kelompok usia muda.

“Prevalensi perokok anak saat ini mencapai sekitar 7,4 persen atau sekitar enam juta anak. Anak-anak ini dijadikan target investasi bagi keberlanjutan bisnis industri rokok,” ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah perokok dewasa di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 70 juta orang, atau sekitar 32 persen dari total populasi.

Sementara itu, penggunaan rokok elektronik juga meningkat pesat dalam satu dekade terakhir. Tulus menyebut prevalensinya bahkan meningkat hingga 10 kali lipat dalam 10 tahun terakhir.

Ia pun mendukung usulan Badan Narkotika Nasional yang mengusulkan rokok elektronik menjadi barang ilegal.

“Upaya BNN yang mengusulkan rokok elektronik menjadi barang ilegal patut kita dukung. Semoga usulan itu bukan sekadar janji tanpa realisasi,” katanya.

Namun demikian, Tulus menilai langkah perlindungan konsumen masih menghadapi hambatan regulasi. Ia menyoroti belum diterbitkannya aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang kesehatan.

Menurutnya, tanpa peraturan menteri sebagai aturan operasional, kebijakan tersebut tidak dapat dijalankan secara efektif.

“Tanpa Permenkes sebagai aturan operasional, maka PP 28/2024 menjadi tersandera dan tidak bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap momentum Hari Hak Konsumen Sedunia dapat menjadi pengingat bagi pemerintah untuk lebih serius melindungi masyarakat dari produk yang berpotensi membahayakan kesehatan. (her)

Tags: FKBIHari Hak Konsumen SeduniamakananMakanan Tinggi GGLProduk Tidak Amanrokoktulus abadi

Berita Terkait.

dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56
Sidang
Nasional

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:54
Tokoh-Nasional
Nasional

Kongres Umat Islam Indonesia Cetuskan 12 Rekomendasi: Reformasi Ekonomi, Pendidikan hingga Komitmen Bela Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:44
Kawasan-Hutan
Nasional

Rambah Hutan Lindung Tanjung Piayu, Kemenhut Tetapkan PT GTP sebagai Tersangka Korporasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:01
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2998 shares
    Share 1199 Tweet 750
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.