• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

OTT Lagi di Bulan Ramadan, KPK Tangkap Bupati Cilacap dan 26 Orang

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 13 Maret 2026 - 19:05
in Headline
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Foto: ANTARA/Sumarwoto

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Foto: ANTARA/Sumarwoto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di bulan Ramadan. Dalam operasi yang digelar Jumat (13/3/2026) itu, tim penyidik mengamankan 27 orang, termasuk Syamsul Auliya Rachman selaku Bupati Cilacap.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan seluruh pihak yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

BacaJuga:

Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata, Begini Pesan DPR RI

Polri Waspadai Pergeseran Markas Judol Internasional dari Asia Tenggara ke Indonesia

Hundreds of Foreign Nationals Arrested in International Online Gambling Bust After Two Months of Operation

“Tim mengamankan sejumlah 27 orang. Salah satunya adalah Bupati Cilacap,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Budi, dari 27 orang yang diamankan tersebut, 26 lainnya berasal dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif di sana. Nantinya tentu tim akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat menunggu perkembangan selanjutnya terkait perkara tersebut.

KPK Punya Waktu 24 Jam Tentukan Status

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap dalam OTT tersebut, termasuk Bupati Cilacap yang merupakan kepala daerah di Jawa Tengah.

Penangkapan terhadap Bupati Cilacap merupakan OTT kesembilan KPK sepanjang tahun 2026 sekaligus ketiga pada bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Sebelumnya, KPK juga telah melakukan sejumlah OTT terhadap pejabat daerah dan aparat pemerintah, antara lain:

  1. OTT pertama pada 9–10 Januari 2026 terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.
  2. OTT kedua pada 19 Januari 2026 dengan menangkap Maidi selaku Wali Kota Madiun.
  3. OTT ketiga pada 19 Januari 2026 terhadap Sudewo selaku Bupati Pati terkait dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
  4. OTT keempat pada 4 Februari 2026 terkait restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin.
  5. OTT kelima pada 4 Februari 2026 terkait impor barang tiruan yang menyeret pejabat Bea Cukai Rizal.
  6. OTT keenam pada 5 Februari 2026 terkait sengketa lahan di Pengadilan Negeri Depok.
  7. OTT ketujuh pada 3 Maret 2026 dengan menetapkan Fadia Arafiq selaku Bupati Pekalongan sebagai tersangka.
  8. OTT kedelapan pada 10 Maret 2026 dengan menangkap Muhammad Fikri Thobari selaku Bupati Rejang Lebong.

Dengan penangkapan terbaru ini, KPK menegaskan komitmennya untuk terus menindak praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan, termasuk di tingkat daerah. (dam)

Tags: Bupati CilacapKorupsi Kepala Daerahott kpkSyamsul Auliya Rachman

Berita Terkait.

fikri
Headline

Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata, Begini Pesan DPR RI

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:09
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Polri Waspadai Pergeseran Markas Judol Internasional dari Asia Tenggara ke Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:02
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Hundreds of Foreign Nationals Arrested in International Online Gambling Bust After Two Months of Operation

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:35
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30
Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency
Headline

Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:05
Prabowo Tegaskan Indonesia Segera Stop Impor BBM, Targetkan Swasembada Energi
Headline

Prabowo Tegaskan Indonesia Segera Stop Impor BBM, Targetkan Swasembada Energi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:00

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.