• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pimpinan MPR Sarankan Pemerintah Amankan Pasokan Migas Nasional

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04
in Nasional
eddy

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno memberikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin Makassar dalam rangkaian acara MPR Goes to Campus, Selasa (10/3/2026) ANTARA/HO-Humas MPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyarankan pemerintah, khususnya Pertamina, mengamankan pasokan minyak dan gas nasional melalui diversifikasi pasokan dari negara yang tidak terdampak penutupan Selat Hormuz.

“Mendapatkan pemasok migas yang handal sangat penting saat ini,” kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

BacaJuga:

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Saran itu disampaikan Eddy saat memberikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin Makassar dalam rangkaian acara MPR Goes to Campus.

Eddy mengatakan urgensi ketahanan energi saat ini identik dengan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, sektor industri dan transportasi berperan penting dalam menggerakkan perekonomian nasional, ketahanan nasional Indonesia merupakan satu kesatuan dengan ketahanan energi.

Doktor ilmu politik UI itu mengatakan ketergantungan dunia, termasuk Indonesia, terhadap minyak mentah dan gas masih sangat besar, mengingat sektor industri, seperti petrokimia, pupuk, farmasi, serat sintetis, dan juga sektor transportasi membutuhkan migas sebagai bahan baku dan bahan bakar.

“Saat ini belum ada substitusi terhadap keduanya,” ujarnya.

Eddy menambahkan jika pasokan migas terganggu dan Indonesia kesulitan mendapatkan BBM yang selama ini diimpor maka kegiatan ekonomi akan melambat atau bahkan terhenti.

“Sudah jelas bahwa tidak ada mobil, pesawat terbang dan kapal laut yang dapat beroperasi jika tidak ada BBM. Begitu pula sektor industri yang bergantung pada bahan baku migas juga akan berhenti beroperasi,” ucapnya.

“Dengan kata lain, mobilitas masyarakat dan proses produksi akan lumpuh seketika,” tambahnya.

Saran untuk mengamankan pasokan migas nasional melalui diversifikasi pasokan dari negara yang tidak terdampak penutupan Selat Hormuz menjadi penting saat ini.

“Saat ini reliability of supply lebih penting dari availability of supply, mengingat seluruh negara yang mengimpor kebutuhan migasnya mencari sumber pasokan dari negara lain yang mampu menjamin ketersediaan pasokan,” terangnya.

Dalam situasi seperti ini, kata Eddy, Indonesia bisa “saling sikut” dengan negara importir migas besar seperti China, India, Jepang, dan Korea untuk mendapatkan kepastian pasokan.

Eddy juga mendorong percepatan transisi energi, termasuk peningkatan kapasitas simpanan BBM, agar penyangga strategis BBM Indonesia meningkat dari 20 hari saat ini ke 90 hari sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Melalui pengembangan energi terbarukan, kita akan mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang selama ini diimpor. Selain menghemat devisa dan memperkuat ketahanan energi dalam negeri, kita juga mendapatkan energi bersih dan hijau,” katanya.

Eddy berharap bahwa ketahanan fiskal Indonesia juga kuat, mengingat kebutuhan anggaran untuk membeli minyak mentah dengan harga mahal akan membebani seluruh negara importir migas, termasuk Indonesia.

Dia juga berharap Kementerian Keuangan telah “sedia payung sebelum hujan” sehingga kebutuhan pasokan migas Indonesia tetap bisa terpenuhi meski harganya melonjak dan nilai tukar rupiah melemah.

“Kami di lembaga legislatif tentu akan mendukung berbagai kebijakan untuk menciptakan ketahanan energi yang kuat ke depannya,” ujarnya. (ney)

Tags: Migas NasionalpemerintahPimpinan MPR

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04
isyana
Nasional

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Selasa, 22 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1014 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.