• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Gubernur Jateng Bantah Bersama Fadia Arafiq saat OTT KPK, Klaim Bupati Pekalongan Dipertanyakan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 4 Maret 2026 - 16:37
in Headline
Fadia-Arafiq

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat dibawa menuju mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: ANTARA/HO-KPK

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membantah pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku sedang bersamanya saat terjadi operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Enggak. Info dari mana?” ujar Luthfi saat dihubungi awak media di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

BacaJuga:

Soroti Kenaikan Mendadak Harga Pertamax, YLKI Minta Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

Saat dijelaskan bahwa informasi tersebut disampaikan langsung oleh Fadia Arafiq, Luthfi kembali menegaskan dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

“Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu,” katanya.

Klaim Berbeda dari Fadia Arafiq

Sebelumnya, Fadia Arafiq yang tampil mengenakan rompi oranye KPK di Gedung Merah Putih KPK mengaku ditangkap saat berada di rumahnya bersama Gubernur Jawa Tengah.

“Saat penangkapan, mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah,” kata Fadia kepada wartawan.

Fadia juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berkaitan dengan pembahasan ketidakhadirannya dalam acara program Makan Bergizi Gratis.

“Membahas izin, sebab saya enggak bisa hadir acara MBG,” ujarnya.

Selain itu, Fadia menyatakan kebingungannya atas penangkapan tersebut dan menegaskan tidak ada uang yang diamankan dalam proses OTT.

“Jadi saya tidak ada OTT apa pun, dan barang serupiah pun enggak ada,” kata dia.

KPK sebelumnya mengumumkan telah melakukan rangkaian operasi tangkap tangan pada 3 Maret 2026, yang menjadi OTT ketujuh sepanjang tahun ini.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang.

Selain itu, KPK juga mengamankan 11 orang lainnya dari Pekalongan, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.

Menurut KPK, operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan tenaga outsourcing atau tenaga alih daya di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik KPK untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat serta aliran dana yang diduga terkait praktik korupsi tersebut. (dam)

Tags: Fadia ArafiqKPKott

Berita Terkait.

SPBU
Headline

Soroti Kenaikan Mendadak Harga Pertamax, YLKI Minta Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:26
bensin
Headline

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:55
telur
Headline

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:07
GKR Hemas: Pembangunan Manusia Harus Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Headline

Temui Prabowo, Luhut Laporkan Hasil Survei MBG hingga Progres GovTech

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:27
Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024
Headline

Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:05
rokok
Headline

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar Penerimaan Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1439 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.