• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Berisiko Terseret ke Konflik Global, Forum Alumni Komnas HAM Desak Indonesia Mundur dari Keanggotaan BoP

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 4 Maret 2026 - 11:21
in Headline
Pertemuan

Forum Alumni Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar sebuah pertemuan belum lama ini di Jakarta. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelombang kritik terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah terus menguat. Kali ini, suara keras datang dari Forum Alumni Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI yang menyatakan keprihatinan mendalam atas operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran dalam sandi Operation Lion’s Roar.

Serangan udara dan rudal tersebut dilaporkan menghantam pangkalan militer, fasilitas pertahanan, hingga struktur kepemimpinan Iran. Dampaknya tak hanya bersifat strategis, tetapi juga kemanusiaan, ratusan warga sipil disebut tewas dan berbagai infrastruktur vital seperti rumah sakit serta sekolah hancur. Bahkan, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei turut kehilangan nyawa dalam rangkaian serangan tersebut.

BacaJuga:

Prabowo Lantik 9 Pejabat dalam Reshuffle Ke-8, Ini Daftar Lengkapnya

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto

Forum Alumni Komnas HAM menilai, tindakan itu tidak bisa dibenarkan dalam perspektif hukum internasional.

Juru Bicara Forum Alumni Komisioner Komnas HAM RI, Ridha Saleh, menegaskan bahwa serangan terhadap fasilitas sipil masuk dalam kategori kejahatan perang sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Statuta Roma.

“Kredibilitas moral inisiator BoP Ppun menjadi sangat lemah ketika justru melakukan pelanggaran hukum internasional dan memicu perang,” jelas Ridha dalam keterangan yang diterima wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, langkah militer tersebut justru memperdalam krisis legitimasi Board of Peace (BoP), forum yang diinisiasi oleh Presiden AS, Donald Trump.

Forum juga menyoroti posisi Indonesia di dalam BoP yang dinilai sejak awal problematis. Keikutsertaan Indonesia disebut tidak melalui pelibatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sehingga berpotensi menabrak prinsip konstitusional.

“Bergabungnya Indonesia juga hanya akan membebani keuangan negara dengan kontribusi besar tanpa manfaat nyata bagi rakyat,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, struktur BoP sendiri disebut tidak memasukkan Palestina dalam agenda rekonstruksi Gaza. Hal ini dinilai bertentangan dengan amanat politik luar negeri Indonesia yang konsisten menolak segala bentuk penjajahan.

“Oleh sebab itu, meneruskan agenda BoP hanya akan membawa Indonesia terlibat dalam kejahatan kemanusiaan di Gaza dan melanggengkan praktik politik dominasi serta imperialisme,” ucap Ridha.

Sorotan lain mengarah pada posisi Indonesia yang ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) dalam struktur BoP. Posisi tersebut mengharuskan pengiriman pasukan ke Gaza, sebuah langkah yang dinilai sarat risiko politik dan keamanan.

“Ditunjuknya Indonesia sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) di keanggotaan BoP pun mengharuskan Indonesia mengirim pasukan ke Gaza,” imbuhnya.

Forum mengingatkan, pengiriman pasukan tanpa mandat Dewan Keamanan PBB berpotensi kontradiktif terhadap upaya resolusi konflik dan dapat mengorbankan prajurit TNI tanpa tujuan yang jelas.

“Indonesia seharusnya menegaskan posisi non-blok dengan mengecam segala bentuk pelanggaran hukum internasional, serta berkontribusi pada de-eskalasi konflik melalui jalur diplomasi,” ungkap Wakil Ketua Komnas HAM 2007-2012 itu.

Dalam konteks global, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis karena tengah dipercaya memegang peran penting di Dewan HAM PBB.

“Dengan demikian, Forum Alumni Komisioner Komnas HAM berpandangan tidak ada lagi alasan bagi Indonesia untuk tetap bertahan dalam keanggotaan BoP. Indonesia harus segera menarik diri demi menjaga konsistensi politik luar negeri yang menitikberatkan pada prinsip non-alignment, kredibilitas hukum internasional, dan komitmen terhadap perdamaian dunia,” tegasnya.

Sikap tersebut disampaikan secara kolektif oleh para alumni Komisioner Komnas HAM, yakni Zumrotin K Susilo, Chandra Setiawan, Ifdhal Kasim, Hesti Armiwulan, Hafid Abbas, Roichatul Aswida, Saharuddin Daming, Ahmad Taufan Damanik, M. Imdadun Rahmad, Siti Noor Laila, dan M. Ridha Saleh.

Di tengah pusaran konflik global yang kian memanas, desakan ini menjadi pengingat bahwa pilihan diplomatik Indonesia tak sekadar soal posisi, melainkan juga soal konsistensi moral di panggung internasional. (her)

Tags: Amerika SerikatBoard of PeaceForum Alumni Komnas HAMisraelPalestinaPerdamaian Gaza

Berita Terkait.

bowo
Headline

Prabowo Lantik 9 Pejabat dalam Reshuffle Ke-8, Ini Daftar Lengkapnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:45
sianturi
Headline

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:16
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto
Headline

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:07
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Headline

Terima Aspirasi Pemakzulan Gibran, PKS Minta Fraksi Jalin Komunikasi Lintas Partai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:42
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Headline

Jampidsus Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Aset Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:21
pks
Headline

Polemik Ijazah Gate Mengemuka, PKS Dorong DPR Tindak Lanjuti Temuan MK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

esi
Olahraga

PB ESI 2026–2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

INDOPOSCO.ID - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Langkah itu menjadi momentum...

SelengkapnyaDetails
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.