• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wamenkop Dorong Kopontren Terus Tingkatkan Layanan dengan Sentuhan Teknologi Digital

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 3 Maret 2026 - 17:27
in Ekonomi
wamenkop

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Faridah Farichah pada acara Rapat Akhir Tahun (RAT) Kopontren Daarut Tauhid, Bandung, Selasa (3/3/2026). Foto: Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama para pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pertumbuhan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya sebagai basis lembaga ekonomi di lingkungan pesantren. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pembangunan ekonomi umat.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Faridah Farichah menegaskan bahwa Kopontren memiliki potensi besar sebagai motor ekonomi berbasis komunitas. Bahkan asas koperasi dinilai sejalan dengan ruh agama islam yang menekankan bahwa kegotong-royongan, kekeluargaan dan kebersamaan dalam setiap usaha atau kegiatan.

BacaJuga:

PLN EPI Alirkan Gas Bumi dari Natuna ke Batam, Pasokan Listrik Makin Terjaga

Dari Jelantah Jadi Bioavtur, Pertamina Dorong Limbah Rumah Tangga Terbang Lebih Tinggi

Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi

“Sejatinya nilai yang dikembangkan dari koperasi sama dengan yang diajarkan oleh Islam. Di koperasi juga sama, menurut Undang-Undang Dasar 1945, ekonomi adalah usaha bersama yang dibentuk atas asas kegotong-royongan dan kerja sama,” kata Wamenkop Farida dalam sambutannya pada acara Rapat Akhir Tahun (RAT) Kopontren Daarut Tauhid, Bandung, Selasa (3/3/2026).

Wamenkop Farida menegaskan bahwa Kopontren bukan hanya sebatas wadah usaha bersama, tetapi juga berperan sebagai sarana pemberdayaan potensi umat.

“Sehingga Bapak Presiden ingin mengembalikan arah pergerakannya sama dengan koperasi yang hari ini diwajibkan di setiap desa dan kelurahan untuk dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Berdasarkan catatan dari Kemenkop dan Kementerian Agama (Kemenag) saat ini terdapat sekitar 42.000 pondok Pesantren di seluruh Indonesia, namun dari jumlah itu yang memiliki Kopontren baru sekitar 6.000-an.

Oleh sebab itu di Pondok Pesantren Daarut Tauhid tersebut, Wamenkop Farida mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan Kopontren agar menjadi lembaga ekonomi umat yang menyejahterakan masyarakat dan mensukseskan program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih termasuk

“Saya kira hari ini adalah momentumnya mengarusutamakan koperasi dan saya senang sekali ketika Pondok Pesantren juga memiliki ruh atau frekuensi yang sama seperti yang sudah dilakukan oleh Pondok Pesantren Daarut Tauhid yang pada hari ini telah melaksanakan RAT yang ke-31,” kata Wamenkop Farida.

Wamenkop Farida kembali menegaskan bahwa saat ini Kopontren dengan jaringan yang dimiliki telah teruji kemampuannya dalam membangun ekosistem perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya sudah banyak Kopontren yang menjadi teladan dalam tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan.

Dengan potensi yang dimiliki oleh Kopontren tersebut, pemerintah akan terus memperkuat pendampingan hingga kemudahan akses permodalan agar Kopontren mampu bersaing dan tumbuh lebih besar. Namun, ia juga mendorong agar Kopontren harus mampu beradaptasi dengan teknologi agar tidak tertinggal.

“Awareness masyarakat pesantren terhadap koperasi masih perlu ditingkatkan. Edukasi dan sosialisasi menjadi kunci dimana literasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat koperasi,” katanya.

Ia mengapresiasi keberhasilan Kopontren Daarut Tauhid yang mampu bermitra dengan berbagai pihak dan memberi manfaat lebih luas. Wamenkop berharap koperasi lain dapat meniru model yang dikembangkan oleh Kopontren ini sehingga tercipta ekosistem ekonomi pesantren yang berkelanjutan.

“Koperasi harus menjadi jalan barokah, bukan sekadar keuntungan finansial,” ujarnya.

Di saat yang sama Pendiri Pesantren Daarut Tauhid, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menekankan bahwa koperasi harus membawa nilai barokah. Menurutnya keberkahan itu bukan hanya keuntungan dari setiap usaha yang dijalankan melainkan dari sisi kebermanfaatannya bagi masyarakat. Di sisi lain, Koperasi harus mampu memastikan seluruh yang terlibat di dalam ekosistem dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

“Koperasi sejatinya adalah salah satu jalanan untuk membangun karakter akhlak, jadi bukan semata-mata transaksi uang dan barang tetapibagaimana dengan ada koperasi terjadi perubahan akhlak menjadi lebih baik,” kata Aa Gym.

Ia berharap Kopontren Daarut Tauhid dapat menjadi contoh yang baik dalam mensinergikan antara muamalah dengan pembangunan karakter/akhlak yang baik bagi setiap orang. Aa Gym juga menegaskan bahwa pondok pesantren harus mampu membuktikan dua hal tersebut dapat berjalan beriringan.

“Istikamah dalam mengelola koperasi adalah perjuangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Ketua Kopontren Jawa Barat Komarudin Chalil menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2025, di Jawa Barat terdapat 12.755 pondok pesantren dengan 1.756 koperasi pondok pesantren (kopontren). Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi pengembangan koperasi berbasis pesantren. Ia menegaskan bahwa perjalanan koperasi pesantren masih panjang.

Menurutnya, beberapa Kopontren di Jawa Barat sudah menjadi rujukan nasional, seperti Kopontren Daarut Tauhid, Kopontren Al-Ittifaq, Kopontren Muhajirin dan lainnya. Kehadiran koperasi-koperasi tersebut sering diminta tampil dalam berbagai acara sehingga menunjukkan bahwa koperasi pesantren bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi umat. (srv)

Tags: KopontrenTeknologi DigitalWamenkop

Berita Terkait.

DKI Kucurkan Rp4,67 Miliar Bantuan Tebus Ijazah untuk 2.810 Warga
Ekonomi

PLN EPI Alirkan Gas Bumi dari Natuna ke Batam, Pasokan Listrik Makin Terjaga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:05
Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi
Ekonomi

Dari Jelantah Jadi Bioavtur, Pertamina Dorong Limbah Rumah Tangga Terbang Lebih Tinggi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:08
Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi
Ekonomi

Danantara dan BP BUMN Jalankan Arahan Presiden Prabowo untuk Reformasi BUMN, Tuai Pujian dari Kalangan Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:18
Oakwood Premier Cozmo Jakarta Hadirkan Pasar Keliling Signature Bazaar, Angkat Karya Pengrajin Lokal
Ekonomi

FEED Rampung Lebih Cepat, LNG Abadi Masela Bidik FID Januari 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:38
Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Ekonomi

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Ekonomi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD5,9 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15

OLAHRAGA

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory
Olahraga

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung punya modal sempurna untuk mempertahankan singgasana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, dua...

SelengkapnyaDetails
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5106 shares
    Share 2042 Tweet 1277
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.