• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Komisi I DPR RI Minta PBB Jatuhkan Sanksi kepada Israel dan AS

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 3 Maret 2026 - 09:43
in Headline
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Foto: ANTARA/Tasnim News Agency via Wikimedia Commons

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Foto: ANTARA/Tasnim News Agency via Wikimedia Commons

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat menuai kecaman publik tanah air, khususnya Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta bentuk nyata pelanggaran terhadap kedaulatan sebuah negara.

Oleh Soleh menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara atau otoritas tertinggi tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Menurutnya, tindakan tersebut bukan sekadar serangan terhadap individu, melainkan serangan langsung terhadap prinsip dasar hubungan internasional yang menjunjung tinggi kedaulatan dan integritas negara.

BacaJuga:

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

“Pembunuhan terhadap pemimpin sebuah negara adalah bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga terhadap kedaulatan sebuah negara,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Selasa (3/3/2026)

Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret serta tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa Iran merupakan anggota sah PBB yang hak-haknya dijamin oleh hukum dan konvensi internasional.

“Iran adalah anggota PBB yang memiliki hak dan kedaulatan yang harus dihormati. PBB tidak boleh diam. Harus ada tindakan konkret dan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat,” tegasnya.

Oleh Soleh juga menyoroti dugaan pelanggaran hukum internasional yang disebut telah terjadi berulang kali, namun dinilai belum mendapatkan sanksi setimpal dari komunitas global. Ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap tindakan yang melanggar hukum internasional dapat memperburuk tatanan dunia dan memicu ketidakstabilan global.

Lebih lanjut, ia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan aktif menyuarakan pemberian sanksi terhadap Israel dan Amerika Serikat melalui berbagai forum internasional. Menurutnya, Indonesia harus berada di garis depan dalam memperjuangkan keadilan serta menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Ia menilai penyerangan terhadap Iran dan pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei telah mencederai komitmen global terhadap perdamaian dan merusak semangat menjaga stabilitas internasional. Oleh Soleh pun menegaskan bahwa setiap tindakan yang memicu eskalasi konflik harus dihentikan demi menjaga keamanan dan ketertiban dunia. (dil)

Tags: Amerika SerikatAyatollah Ali KhameneiDPR RIIranisraelKomisi I DPR RI

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6877 shares
    Share 2751 Tweet 1719
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1749 shares
    Share 700 Tweet 437
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1033 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.