• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Guru Besar UI: Mediasi RI Belum Mendesak dalam Konflik AS-Israel-Iran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 2 Maret 2026 - 23:23
in Nasional
asap

Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut. Foto: Antara/Anadolu Ajansi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai kehadiran penengah dalam konflik AS, Israel, dan Iran belum mendesak. Menurutnya, mediasi sulit terjadi selama negara-negara tersebut masih merasa mampu memenangkan pertikaian secara militer.

Hal itu seraya merespons langkah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menawarkan diri untuk menjadi penengah dalam eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat -Israel, dan Iran. Tawaran memfasilitasi dialog itu disampaikan Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pada Sabtu (28/2/2026).

BacaJuga:

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

“Berdarkan rilis Pres Prabowo bersedia mjd mediator. Hanya saja peran mediator saat ini belum diperlukan karena negara-negara yang berkonflik masih pada level mereka akan memenangkan perang,” kata Hikmahanto kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, mediator dibutuhkan sebagai penyelamat wibawa negara yang berkonflik apabila durasi perang memanjang.

“Kecuali nanti bila perang berlangsung lama maka peran mediator penting, karena mediator sebagai penyelamat muka dari negara yang berkonflik,” ucap Hikmahanto.

Ia menjelaskan dilema dalam konflik tersebut, keinginan berdamai terhambat oleh risiko dianggap kalah perang, sehingga sosok mediator menjadi instrumen krusial untuk memfasilitasi pengakhiran konflik secara terhormat.

“Sejatinya mereka ingin akhiri perang, tapi kalau begitu saja nanti diinterpretasikan sebagai kalah perang. Di sinilah penyelamat muka alias mediator diperlukan,” ujar Hikmahanto.

Perang antara Amerika Serikat dan Iran benar-benar pecah pada 28 Februari 2026. Konflik besar itu dipicu oleh serangan udara gabungan antara Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan fasilitas nuklir, militer, dan gedung-gedung pemerintah di berbagai kota utama Iran, termasuk Teheran, Isfahan, dan Tabriz.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang telah dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran (IRINN) pada 1 Maret 2026. Sebagai bentuk balasan, Iran meluncurkan gelombang rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer AS di Timur Tengah. (dan)

Tags: AS-Israel-IranGuru Besar UIMediasi RI

Berita Terkait.

siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51
Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum
Nasional

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:57
asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3644 shares
    Share 1458 Tweet 911
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1292 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2569 shares
    Share 1028 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.