• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Suhu Dingin Mencapai -7 Derajat Celsius Jadi Tantangan Dai Ambassador Dompet Dhuafa Berdakwah di Jerman

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:07
in Internasional
Dai Ambassador Dompet Dhuafa Berdakwah di Jerman. Foto: Dok. Dompet Dhuafa

Dai Ambassador Dompet Dhuafa Berdakwah di Jerman. Foto: Dok. Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah lima hari mengikuti rangkaian pelatihan intensif, para Dai Ambassador Dompet Dhuafa resmi berangkat menuju negara penugasan masing-masing. Salah satunya adalah Wahyu Septrianto, S.Ag., M.Ag. yang mendapat amanah untuk melaksanakan misi dakwah dari Dompet Dhuafa di Jerman. Ia harus menempuh perjalanan panjang di udara untuk menuju negara penugasan. Di Bandara Soekarno-Hatta, setelah doa dan pesan singkat dari perwakilan Dompet Dhuafa, ia siap menempuh perjalanan menuju Eropa.

“Ini adalah pengalaman pertama saya menempuh perjalanan panjang. Di misi kali ini saya harus menempuh penerbangan kurang lebih 18 jam, termasuk transit 3 jam di Istanbul, Turki. Meski menjadi pengalaman pertama menempuh perjalanan jauh lintas benua tanpa didampingi siapa pun. Di dalam hati sempat muncul keraguan, namun keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi niat yang tulus terus menguatkan langkah saya,” jelas Wahyu Septrianto, kepada tim Dompet Dhuafa, pada Jumat (20/2/2026).

BacaJuga:

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Wahyu mengisahkan, setelah menempuh perjalanan panjang dengan lancar dan selamat, ia tiba di Bremen Airport pada pukul 09.00 waktu setempat. Tentu setiba di Jerman, cuaca dingin menjadi sambutan pertama bagi Wahyu.

“Setibanya di bandara, Pak Gery Vidjaja, Mas Jundu Hanafi, dan Pak Aditya Saty, para diaspora Indonesia yang tergabung dalam Keluarga Muslim Indonesia Bremen (KMIB), yang juga menjadi mitra Dompet Dhuafa, sudah menyambut kedatangan saya. Namun, sepanjang perjalanan menuju lokasi, suhu udara yang sangat dingin, mencapai -7o Celsius adalah tantangan baru. Sesekali, salju turun perlahan. Pemandangan ini menjadi pengalaman pertama yang begitu mengesankan. Sesuatu yang nyaris mustahil ditemui di Indonesia. Masyaallah, kebesaran Allah SWT terasa nyata dalam hamparan putih yang menyelimuti kota Bremen,” tambah Wahyu.

Sekitar 15 menit kemudian, ia dan rombongan tiba di Mushola Ar-Raudhah, tempat utama pelaksanaan dakwah selama di Bremen, Jerman. Musholanya sederhana dan tidak besar, namun semangat keislaman yang hidup di dalamnya terasa sangat kuat. Kedatangan Dai Ambassador Dompet Dhuafa disambut puluhan diaspora Indonesia yang tergabung dalam KMIB. Suasana yang tercipta begitu hangat, layaknya keluarga besar. Para ibu sibuk memasak di dapur, sebagian lainnya membawa makanan dari rumah untuk disantap bersama. Para mahasiswa menyiapkan tempat dan perlengkapan acara, sementara anak-anak tetap mengikuti kegiatan TPA dan belajar mengaji, karena hari itu memang jadwal masuk mereka. Tentu semuanya menjadikan kehangatan di tengah cuaca yang sangat dingin.

“Saudara muslim di Bremen, ternyata menyiapkan sebuah acara. Ketika sedang istirahat, saya dipanggil untuk mengikuti rangkaian acara. Acara dibuka oleh pembawa acara dan sambutan dari Pak Gery Vidjaja selaku Ketua KMIB. Selanjutnya, saya mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan diri kepada seluruh jamaah. Kemudian acara diteruskan dengan tausiyah Tarhib Ramadan,” ungkap Wahyu.

Ini menjadi kesan pertama yang begitu mendalam bagi Wahyu Septrianto yang terasa sejak hari pertama. Di tengah kondisi sebagai Muslim minoritas, masyarakat Indonesia di Bremen mampu menjaga ajaran Islam dengan kuat. Kerukunan, kekompakan, serta semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H menjadi bukti bahwa dakwah tidak mengenal batas geografis. Di negeri yang jauh dari tanah air, Islam tetap hidup, hangat, bersahaja, dan penuh cinta.

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (adv)

Tags: Dai AmbassadorDompet DhuafaJermanRamadan 2026

Berita Terkait.

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam
Internasional

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Selasa, 28 April 2026 - 23:49
Abbas-Araghchi
Internasional

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Senin, 27 April 2026 - 11:01
Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta
Internasional

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 23:54
Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

Minggu, 26 April 2026 - 21:11
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02
Macron
Internasional

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    781 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.