• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembangunan PLTN Jadi Opsi, Tiga Pakar Beri Rekomendasi ke Pemerintah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 16 Februari 2026 - 04:44
in Nasional
pltn

Ilustrasi PLTN. Foto : Antara/Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tiga pakar dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia memandang pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dapat mempertimbangkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Pakar energi dari Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi Balikpapan, Andi Jumardi, menjelaskan PTLN dapat dipertimbangkan oleh pemerintah sebab nuklir dinilai menjadi energi masa depan yang sangat ekonomis.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

“Apalagi untuk negara dengan populasi besar seperti Indonesia, karena harganya relatif lebih murah dibanding energi fosil,” ujar Andi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Selain itu, dia memandang Indonesia mampu mengembangkan energi nuklir karena memiliki sumber daya manusia yang kompeten.

“Kalau dari riset yang pernah saya lakukan, sumber daya manusia kita sangat kompeten untuk pengembangan energi nuklir,” katanya.

Sementara itu, dia menjawab kekhawatiran terulangnya kecelakaan nuklir di Fukushima dengan mengatakan teknologi terus berkembang untuk mengantisipasi risiko serupa pada masa depan.

Berikutnya, pakar energi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Ary Krishna Putra, mengatakan pemerintah perlu mengembangkan energi nuklir karena lebih unggul dari sumber energi konvensional.

“PLTN itu unggul dari sisi densitas energi. Dengan bahan bakar yang sangat kecil, kita bisa menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan stabil,” kata dia.

Selain itu, dia mengatakan PLTN dari sisi emisi termasuk sumber energi bersih, dan relevan dengan target penurunan emisi nasional.

“Secara proses, nuklir itu bersih. Tidak ada emisi karbon, karena yang ada hanya panas untuk memutar turbin,” ujarnya.

Walaupun demikian, dia mengatakan pengembangan PLTN di Indonesia memiliki tantangan pada penentuan lokasi, kesiapan infrastruktur, dan integrasi dengan kawasan industri.

Sementara guru besar ilmu Operasi Sistem Tenaga dan Pasar Ketenagalistrikan Universitas Hasanuddin, Prof Muhammad Bachtiar Nappu, mengatakan, pemerintah dapat mempertimbangkan membangun PLTN dalam bentuk small modular reactor (SMR).

Menurut dia, teknologi SMR lebih cocok bagi Indonesia sebagai negara kepulauan karena kapasitasnya lebih kecil dan fleksibel dibanding PLTN konvensional.

Ia menjelaskan reaktor modular tersebut dapat dibangun bertahap sesuai kebutuhan daerah, terutama untuk memperkuat elektrifikasi wilayah terpencil.

“Lebih baik dibangun yang small (kecil, red.) ini daripada PLTN konvensional. Karena PLTN konvensional minimal kapasitasnya 1.000 MegaWatt, tetapi kalau small, misalnya 50 MW,” ujar dia dilansir Antara. (aro)

Tags: nuklirPLTN

Berita Terkait.

ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.