• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

ESDM Siapkan Proyek Hidrogen Hijau yang Akan Ditawarkan di GHES

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 11 Februari 2026 - 05:29
in Ekonomi
Tangkapan layar - Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika membuka GHES secara virtual yang digelar di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto: ANTARA

Tangkapan layar - Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika membuka GHES secara virtual yang digelar di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah proyek pengembangan ekosistem hidrogen hijau yang akan ditawarkan di dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026.

“Kita perlu menyiapkan proyek-proyek yang berdasarkan ekosistem (hidrogen),” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika membuka GHES secara virtual yang digelar di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Jakarta, Selasa (10/2/2026).

BacaJuga:

Swiss-Belresidences Kalibata Resmikan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Wamendag: Indonesia-Maroko Punya Peluang Besar Perluas Perdagangan dan Investasi

OKX Bidik Ekonomi AI Masa Depan lewat Marketplace Agen Berbasis On-Chain

Yuliot mengatakan bahwa hidrogen yang diproduksi dari sumber energi baru dan terbarukan, seperti matahari, angin, air, dan panas bumi, berpotensi dikembangkan sebagai produk turunan bernilai tinggi.

“Antara lain amonia hijau, metanol hijau, dan bahan bakar,” katanya.

Produk turunan yang diproduksi dari energi terbarukan, menurut Yuliot, memiliki prospek besar untuk pasar ekspor dan juga pemenuhan kebutuhan energi dan industri di dalam negeri.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi memaparkan pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah proyek yang berpotensi untuk ditawarkan di GHES 2026.

Proyek-proyek tersebut meliputi Green Hydrogen Plant (GHP) Ulubelu, Lampung; GHP Lahendong, Sulawesi Utara; kemudian terdapat proyek hidrogen hijau yang berlokasi di Sumba, Nusa Tenggara Timur; proyek yang berlokasi di Jawa Timur; hingga proyek waste to hydrogen yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

“Tahun lalu kami meluncurkan peta jalan, tahun ini kami berencana untuk menawarkan proyek,” kata Eniya.

Proyek-proyek tersebut menuai dukungan pemerintah dan akan diperjelas nasibnya pada Juli 2026 ihwal apakah proyek tersebut bisa direalisasikan.

“Karena tahun lalu kami hadirkan berbagai MoU. Lalu kami identifikasi di peta jalannya, kan. Nah, kami follow up sekarang, action plan-nya bagaimana,” kata Eniya.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan hidrogen dan amonia sebagai Sumber Energi Baru strategis melalui Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025, dengan proyeksi kontribusi hidrogen sekitar 10–12 persen terhadap energi primer nasional pada tahun 2060.

Saat ini, pemanfaatan hidrogen di Indonesia masih didominasi sektor industri pupuk dan kilang minyak, dengan konsumsi nasional sekitar 1,75 juta ton per tahun.

Dengan demikian, penyelenggaraan GHES 2026 diarahkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan hidrogen dan amonia sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional dan pencapaian Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat. (ney)

Tags: GHESkementerian esdmProyek Hidrogen Hijau

Berita Terkait.

Swiss-Belresidences Kalibata Resmikan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan
Ekonomi

Swiss-Belresidences Kalibata Resmikan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:02
Wamendag: Indonesia-Maroko Punya Peluang Besar Perluas Perdagangan dan Investasi
Ekonomi

Wamendag: Indonesia-Maroko Punya Peluang Besar Perluas Perdagangan dan Investasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:12
OKX Bidik Ekonomi AI Masa Depan lewat Marketplace Agen Berbasis On-Chain
Ekonomi

OKX Bidik Ekonomi AI Masa Depan lewat Marketplace Agen Berbasis On-Chain

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:12
AM Mortar Luncurkan Dua Produk Baru di IndoBuildTech 2026, Tawarkan Solusi Material Bangunan Modern
Ekonomi

AM Mortar Luncurkan Dua Produk Baru di IndoBuildTech 2026, Tawarkan Solusi Material Bangunan Modern

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:01
Great Eastern Life Indonesia Sabet 2 Penghargaan Insurance Asia Awards 2026
Ekonomi

Great Eastern Life Indonesia Sabet 2 Penghargaan Insurance Asia Awards 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:45
Relasi Jadi Kunci, Jakarta Hustle Ungkap Strategi UMKM Bertahan di Tengah Disrupsi Digital
Ekonomi

Relasi Jadi Kunci, Jakarta Hustle Ungkap Strategi UMKM Bertahan di Tengah Disrupsi Digital

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:16

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2359 shares
    Share 944 Tweet 590
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 
Olahraga

Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Editor Laurens Dami
Kamis, 9 Juli 2026 - 18:52

INDOPOSCO.ID – Maroko kembali berhadapan dengan lawan yang pernah menghentikan langkah terbaik mereka di panggung Piala Dunia. Setelah empat tahun...

SelengkapnyaDetails
Messi

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss ke 8 Besar Usai Taklukkan Kolombia via Tos-tosan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:40
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.