• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, Dinilai Langgar Hak Konstitusional Kesehatan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 10 Februari 2026 - 19:29
in Nasional
bpjs

Ilustrasi - Kartu BPJS kesehatan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Perlindungan Sosial INSPIR Indonesia menolak penonaktifan sepihak 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026. Penonaktifan yang berlaku sejak 1 Februari 2026 itu dinilai mengancam hak konstitusional masyarakat miskin dan tidak mampu atas layanan kesehatan.

Ketua INSPIR Indonesia, Yatini Sulistyowati, menyatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan tanpa pendataan yang objektif dan tanpa pemberitahuan kepada peserta. Pemerintah beralasan penonaktifan dilakukan dalam rangka pemutakhiran data agar bantuan lebih tepat sasaran.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif

Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua

Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein

Namun, ia menilai kebijakan ini justru berdampak serius bagi kelompok rentan. “Penonaktifan ini merupakan lanjutan dari kebijakan serupa pada Juli 2025, ketika sebanyak 7,3 juta peserta penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga dinonaktifkan tanpa pendataan yang memadai. Pemerintah memvonis mereka sudah berada di Desil 6 sampai 10, seolah-olah sudah mampu, di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit,” kata Yatini dalam keterangan, Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, dampak kebijakan tersebut sangat nyata, terutama bagi peserta dengan penyakit kronis. Pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah rutin serta pasien kemoterapi dilaporkan mengalami kesulitan pembiayaan layanan kesehatan.

Hingga 6 Februari 2026, tercatat sekitar 200 pasien cuci darah peserta PBI yang dinonaktifkan mengalami kendala mengakses layanan, bahkan dilaporkan telah terjadi korban jiwa. Selain kebijakan pemerintah pusat, menurutnya, penonaktifan juga terjadi pada peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) Daerah yang iurannya dibayarkan pemerintah daerah.

Penurunan transfer ke daerah dari APBN disebut membatasi kemampuan fiskal daerah, sehingga jumlah warga miskin yang ditanggung pemerintah daerah ikut berkurang. “Kami menilai kebijakan ini merupakan bentuk pengingkaran terhadap amanat UUD 1945, khususnya Pasal 28H dan Pasal 34, yang menjamin hak masyarakat miskin dan tidak mampu atas layanan kesehatan,” tegasnya.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, juga dinilai mencerminkan rendahnya politik anggaran pemerintah terhadap sektor kesehatan. Ia juga menyoroti tidak dijalankannya Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2023 yang menargetkan jumlah peserta PBI JKN mencapai 111 juta pada 2023 dan meningkat pada 2024. Saat ini, anggaran PBI JKN disebut masih berada di angka sekitar 96,8 juta peserta.

Ia menegaskan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan tidak lagi mewajibkan alokasi anggaran kesehatan minimal 15 persen, pemerintah tetap harus mematuhi Ketetapan MPR Nomor 10/MPR/2001 yang masih berlaku dan memiliki hierarki hukum lebih tinggi.

Terkait rapat kerja DPR dan pemerintah yang membahas penonaktifan PBI JKN, INSPIR menilai komitmen pemerintah untuk membayar iuran selama tiga bulan bagi peserta tertentu belum menjadi solusi menyeluruh. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menciptakan diskriminasi, terutama jika hanya berlaku bagi peserta dengan penyakit kronis.

“Kami minta pemerintah agar mengaktifkan kembali 11 juta peserta PBI JKN, kecuali yang meninggal dunia atau data ganda, agar mereka kembali mendapatkan layanan kesehatan dengan penjaminan JKN,” ungkapnya.

“Kami juga mendorong revisi PP Nomor 101 Tahun 2012 junto PP Nomor 76 Tahun 2015 agar memuat kewajiban pendataan objektif melalui kunjungan rumah tangga, penjelasan terbuka terkait penempatan desil, serta pemberian jeda waktu antara pemberitahuan dan penonaktifan,” imbuhnya.

Ia juga meminta Kementerian Sosial (Kemensos) dan dinas sosial di daerah melakukan pendataan ulang secara objektif dan transparan, serta mendesak pemerintah mengalokasikan minimal 15 persen APBN untuk kesehatan sesuai amanat TAP MPR.

“Pendataan yang buruk, minimnya komunikasi dengan rakyat, serta rendahnya anggaran kesehatan menjadi ancaman serius bagi terpenuhinya hak konstitusional masyarakat miskin dan tidak mampu,” tegasnya. (nas)

Tags: BPJS KesehatanHak Konstitusional KesehatanPeserta PBI JKN

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif
Nasional

Wamendagri Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif

Senin, 2 November 2026 - 22:03
Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua
Nasional

Wamendagri Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku dan Papua

Senin, 2 November 2026 - 19:32
Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein
Nasional

Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein

Senin, 2 November 2026 - 17:02
dd
Nasional

Dompet Dhuafa Buka Peluang Usaha bagi Mahasiswa IP Trisakti

Senin, 2 November 2026 - 13:33
Mukhtarudin
Nasional

Mukhtarudin Tegaskan Komitmen Selesaikan Masalah PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 10:20
suyudi
Nasional

Cegah Narkotika Cair, Kapolri Larang Seluruh Anggota Gunakan Vape

Senin, 2 November 2026 - 09:10

OLAHRAGA

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak
Olahraga

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 21:22

INDOPOSCO.ID - Karateka Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Ceyco Georgia Zefanya sukses meraih medali emas, sedangkan Zaskia Putri...

SelengkapnyaDetails
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1855 shares
    Share 742 Tweet 464
  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Sambut Musim Hujan, BNPB Minta Pemda Bersihkan Drainase dan Petakan Rawan Banjir

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.