• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Pertamax Naik, Purbaya Optimistis Inflasi Tetap Jinak

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53
in Ekonomi
Ilustrasi - Petugas SPBU melayani pengisian BBM jenis Pertamax Series saat arus mudik Lebaran 2026/istimewa

Ilustrasi - Petugas SPBU melayani pengisian BBM jenis Pertamax Series saat arus mudik Lebaran 2026/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026) dipastikan tidak akan memberikan tekanan berarti terhadap laju inflasi nasional. Pemerintah menilai dampak lanjutan dari kebijakan tersebut terhadap harga barang maupun jasa akan relatif kecil.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan keyakinannya bahwa kenaikan harga Pertamax tidak akan mengganggu stabilitas harga secara luas. Menurutnya, karakteristik pengguna Pertamax menjadi faktor utama yang membuat efek inflasi diperkirakan tetap terkendali.

BacaJuga:

bank bjb Bukukan Laba Rp783 Miliar pada Semester I 2026, Tumbuh 58,8 Persen

LEPAS E4 EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Spesial GIIAS 2026 Mulai Rp339 Juta

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Tampil Lebih Gagah dengan Fitur Keselamatan Baru

Pengguna Pertamax selama ini didominasi kendaraan pribadi, terutama dari kelompok masyarakat menengah ke atas. Sementara itu, sektor logistik dan transportasi umum yang memiliki pengaruh besar terhadap distribusi kebutuhan pokok umumnya tidak bergantung pada BBM jenis tersebut.

“Optimisme ini didasarkan pada karakteristik pengguna Pertamax yang mayoritas merupakan kendaraan pribadi kelas menengah ke atas, bukan kendaraan logistik atau transportasi publik yang menjadi urat nadi distribusi barang pokok,” ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memperkirakan biaya distribusi dan produksi di berbagai sektor tidak akan mengalami perubahan signifikan. Karena itu, target inflasi yang telah ditetapkan dalam asumsi makro APBN 2026 diyakini tetap dapat dijaga.

Purbaya kembali menegaskan bahwa dampak penyesuaian harga Pertamax terhadap inflasi hanya bersifat terbatas.

“Harusnya (dampak inflasi) limited, karena bukan buat angkutan umum, angkutan barang enggak pakai Pertamax,” jelasnya.

Di sisi lain, muncul kekhawatiran mengenai potensi perpindahan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite setelah adanya penyesuaian harga. Pergeseran tersebut dikhawatirkan meningkatkan beban subsidi energi dan mengganggu kuota yang telah dialokasikan pemerintah.

Menanggapi hal itu, Purbaya memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai langkah pengawasan telah disiapkan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

“Pemerintah memastikan bahwa pengawasan distribusi BBM bersubsidi akan semakin diperketat sehingga tepat sasaran. Langkah ini diambil guna menjamin agar BBM bersubsidi tetap dinikmati oleh masyarakat yang berhak dan kuota APBN tetap terjaga hingga akhir tahun,” tambahnya.

Pemerintah berharap penguatan pengawasan tersebut mampu mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi sekaligus menjaga keseimbangan fiskal negara. Dengan demikian, stabilitas harga dan ketahanan anggaran di sektor energi dapat tetap terpelihara hingga penghujung 2026. (her)

Tags: Harga PertamaxInflasipurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

Public-Expose
Ekonomi

bank bjb Bukukan Laba Rp783 Miliar pada Semester I 2026, Tumbuh 58,8 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:02
Lepas-L8
Ekonomi

LEPAS E4 EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Spesial GIIAS 2026 Mulai Rp339 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:41
XL7
Ekonomi

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Tampil Lebih Gagah dengan Fitur Keselamatan Baru

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21
Rig-PDSI
Ekonomi

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24
Menkop-RI
Ekonomi

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:02
kapal
Ekonomi

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:53

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3052 shares
    Share 1221 Tweet 763
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.