INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menunjukkan performa operasionalnya di sektor hulu migas. Melalui Rig PDSI #28.2/D1000-E, perusahaan berhasil menuntaskan pengeboran Sumur Akasia Maju (AMJ)-005 milik PT Pertamina EP Asset 3 Zona 7 dengan hasil uji produksi awal mencapai 410,4 barel minyak per hari (BOPD).
Sumur pengembangan yang berada di Struktur Akasia Maju, Jawa Barat, tersebut menyasar lapisan Upper Cibulakan Formasi F2 yang selama ini dikenal sebagai salah satu zona prospektif untuk mendukung peningkatan produksi minyak nasional.
Operasi pengeboran dimulai dengan tajak pada 22 Juni 2026 dan seluruh tahapan pekerjaan berhasil diselesaikan hingga pengujian produksi pada 20 Juli 2026. Berdasarkan hasil uji awal, sumur mampu menghasilkan laju produksi sementara sebesar 410,4 BOPD menggunakan choke bean berukuran 7 milimeter.
Dalam pelaksanaannya, pengeboran menggunakan metode Directional Drilling (J-Type) dengan Rig PDSI #28.2/D1000-E (750 HP). Sumur berhasil mencapai kedalaman akhir 1.550 meter measured depth (mMD) atau setara 1.390 meter true vertical depth (mTVD).
Tak hanya mencatat hasil produksi yang positif, operasi ini juga menjadi bukti efektivitas pelaksanaan pengeboran. Seluruh pekerjaan dapat dirampungkan dalam waktu 29 hari dengan capaian zero accident dan zero NPT, yang menunjukkan tidak adanya kecelakaan kerja maupun gangguan peralatan selama operasi berlangsung.
Vice President Rig Services Operation Pertamina Drilling, Komedi, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel yang terlibat sekaligus mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja dan kualitas operasi.
“Keberhasilan Rig PDSI #28.2 menyelesaikan pengeboran Sumur AMJ-005 dengan hasil uji produksi yang positif merupakan buah dari kolaborasi seluruh tim di lapangan. Penyelesaian pekerjaan tepat waktu dengan catatan zero accident dan zero NPT menunjukkan bahwa aspek keselamatan dan kinerja operasional dapat berjalan beriringan,” ujar Komedi dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut semakin mempertegas posisi Pertamina Drilling sebagai mitra strategis dalam mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas di Indonesia.
“Kami akan terus meningkatkan keandalan kinerja rig dan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan teknologi dan inovasi agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung upaya peningkatan produksi migas nasional,” tambahnya.
Keberhasilan pengeboran Sumur AMJ-005 semakin memperpanjang daftar capaian positif Pertamina Drilling dalam mendukung pengembangan sektor hulu migas. Produksi dari sumur baru ini diharapkan dapat memberikan tambahan pasokan energi domestik sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi minyak nasional.(her)


















