• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Analis: Prabowo Bukan Anti-Kritik, Tapi Kadang Baper Itu Manusiawi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 10 Februari 2026 - 09:48
in Nasional
Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026). Foto: Dokumen Setneg

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak alergi terhadap kritik. Namun, dalam dinamika politik, ekspresi emosional yang muncul justru kerap memicu persepsi publik yang keliru. Inilah yang disorot analis komunikasi politik Hendri Satrio dalam diskusi bertajuk “Dinamika Politik Awal Tahun: Prabowo Anti Kritik” yang digelar Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita.

Dalam forum tersebut, Hensa -sapaan Hendri Satrio- menegaskan bahwa Prabowo bukan tipe pemimpin yang menutup telinga terhadap masukan publik. Sebaliknya, ia memahami strategi menghadapi kritik, termasuk melalui dialog dan pendekatan merangkul pihak yang berbeda pandangan.

BacaJuga:

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

“Pak Prabowo itu tidak anti-kritik, menurut saya dia memahami bagaimana menangani kritik termasuk dengan berdialog dan merangkul semua,” kata Hensa melalui gawai, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, Hensa mengakui bahwa Prabowo terkadang menunjukkan respons emosional terhadap kritik, terutama jika menyangkut program unggulannya.

“Dia bisa satu sisi keras terhadap kritik-kritik program flagshipnya meski juga dia bisa menunjukkan sisi baper (bawa perasaannya),” ungkapnya.

Salah satu contoh yang dikutip adalah pernyataan Prabowo dalam rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah, di mana ia menantang pihak yang tidak setuju dengan kebijakannya untuk berkompetisi di Pemilu 2029. Menurut Hensa, pernyataan tersebut mencerminkan sisi emosional, namun tidak bisa dijadikan bukti bahwa Prabowo anti kritik.

“Rakornas kemarin Prabowo ngomong ‘Kalau gak suka dengan kebijakan saya, tarung di 2029,’ nah apakah itu anti-kritik? Enggak. Cuma dia baper aja dan baper itu manusiawi,” ujar Hensa.

Hensa menilai label anti-kritik justru muncul akibat problem komunikasi di lingkar pemerintahan. Ia menyebut adanya kesenjangan kualitas komunikasi antara Presiden dan para pembantunya yang membuat pesan kebijakan tidak tersampaikan secara optimal.

“Pemerintahan Pak Prabowo tidak cukup kuat mental untuk menanggapi kritikan-kritikan yang muncul dari krisis komunikasi yang ditimbulkan oleh para pejabat negara itu,” jelasnya.

Menurutnya, banyak pejabat cenderung menghindari komunikasi langsung dengan publik karena khawatir kesalahan bicara dapat berujung pada reshuffle kabinet.

“Saat ini, pejabat-pejabat negara sekarang menghindari berkomunikasi langsung dengan rakyat, karena mereka takut blunder, kemudian menjadi masalah di mereka yang bisa membuat mereka kena reshuffle,” tutur Hensa.

Meski begitu, Hensa melihat sinyal perbaikan. Beberapa pejabat seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mulai tampil menjelaskan kebijakan kepada publik, sehingga beban komunikasi tidak sepenuhnya ditanggung Presiden.

“Meski kini Mas Pras atau Mas Teddy yang bukan berlatar belakang komunikasi ini mulai muncul sebagai juru bicara, namun seharusnya peran ini dilakukan oleh ahli-ahli komunikasi yang ada di pemerintahan,” tambahnya.

Dalam momentum Hari Pers Nasional, Hensa menekankan pentingnya ekosistem kritik yang sehat antara pemerintah, pers, dan masyarakat. Ia menilai kritik faktual justru menjadi alat bagi pemerintah untuk membaca persoalan strategis bangsa.

“Kritik yang sehat justru membantu pemerintah membaca persoalan ekonomi, hukum, dan komunikasi yang sama-sama mendesak untuk ditangani,” ucap Hensa.

Pada akhirnya, founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menilai tantangan utama bukan pada sikap Presiden terhadap kritik, melainkan pada soliditas komunikasi di dalam pemerintahan. Tanpa perbaikan komunikasi politik, persepsi negatif akan terus menguat di ruang publik.

“Harus diakui memang gap kualitas antara Prabowo dan para pembantunya di pemerintahan memang memperparah kondisi komunikasi yang akhirnya menyebabkan Prabowo mendapatkan label anti-kritik, dan seharusnya para jajaran mulai menyadari akan komunikasi yang baik,” tutup Hensa. (her)

Tags: Forum Guru BesarHendri SatrioHensaPrabowo SubiantoPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan
Nasional

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:57
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00
puan
Nasional

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:31
dpd
Nasional

Masih Dianggap Warga Kelas Dua, Saatnya Hentikan Stigma Penyandang Disabilitas

Senin, 22 Juni 2026 - 15:25
mabes
Nasional

Mabes Polri Tetapkan AU Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta Perusahaan Tambang

Senin, 22 Juni 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Editor Laurens Dami
Senin, 22 Juni 2026 - 23:00

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette pada...

SelengkapnyaDetails
fifa

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.