• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pasar Saham Diproyeksikan Pulih Perlahan Pekan Depan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 2 Februari 2026 - 05:23
in Headline
Ilustrasi - Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA

Ilustrasi - Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee memproyeksikan pasar saham Indonesia akan mengalami pemulihan secara perlahan pada pekan depan.

Ia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di level support 8.167 sampai 8.000, dan level resistance 8.408 sampai 8.596 pada pekan depan.

BacaJuga:

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

“Pasar saham diperkirakan akan pulih perlahan dengan potensi penguatan terbatas di pekan depan, dengan support di level 8.167 sampai level 8.000, dan resistance di level 8.408 sampai level 8.596,” ujar Hans saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Hans mengatakan pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk melakukan penangguhan rebalancing indeks saham-saham Indonesia, telah mendorong volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia pada pekan lalu.

Merespon pengumuman MSCI tersebut, agenda reformasi dilakukan pasar modal Indonesia, yang meliputi komitmen meningkatkan transparansi dan tata kelola, khususnya terkait kepemilikan saham pada emiten di bawah 5 persen yang ditargetkan pada Februari 2026.

Kemudian, penetapan aturan batas minimal saham publik (free float) dari 7,5 persen menjadi 15 persen yang mulai diproses Februari 2026, dan berlaku bagi emiten baru maupun yang existing.

Selanjutnya, percepatan proses demutualisasi BEI, dengan peraturan terkait ditargetkan terbit pada kuartal I- 2026.

Hans menilai bahwa pelaku pasar akan melihat agenda reformasi pasar modal Indonesia tersebut sebagai sentimen positif, yang dapat mengembalikan kepercayaan mereka.

“Otoritas Indonesia telah mengambil langkah yang lebih proaktif melalui diskusi dan komunikasi publik untuk mengatasi isu-isu krusial, menstabilkan pasar domestik, serta menumbuhkan kembali kepercayaan melalui peningkatan transparansi dan tata kelola,” ujar Hans.

Hans mengingatkan, bahwa tekanan terhadap IHSG juga telah turun pada perdagangan menjelang akhir pekan pada Jumat (30/01), meski aksi jual (net sell) investor asing masih terjadi.

“Tekanan mulai pulih di akhir pekan, tetapi aksi jual investor asing masih terlihat,” ujar Hans.

Dalam kesempatan ini, Hans juga menyinggung terkait sentimen dari mancanegara yang akan mempengaruhi pasar saham Indonesia pada pekan depan.

Ia menjelaskan, pemilihan Mantan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh oleh Presiden Donald Trump dapat menjadi sinyal bahwa The Fed akan tetap independen, dengan berkurangnya potensi pemotongan suku bunga yang agresif.

Hans menilai Warsh akan mendukung pemotongan suku bunga acuan lebih rendah, namun tidak akan melakukan pelonggaran agresif seperti beberapa kandidat lainnya.

“Hal ini mendorong dolar AS pulih dari tekanan jual dan harga emas terkoreksi tajam. Yang saat ini pasar tangkap adalah Warsh hanya satu orang, tidak ada konsensus untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat,” ujar Hans.

Hans memproyeksikan The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali pada 2026, dengan pengurangan sebesar 25 basis poin (bps) berpeluang dilakukan pada Juni 2026.

Terkait risiko geopolitik global, Ia mengatakan potensinya masih tetap tinggi sering Presiden AS Donald Trump yang tengah mempertimbangkan aksi terhadap Iran, termasuk serangan terarah.

Seiring tensi geopolitik tersebut, Ia menjelaskan telah memicu kenaikan harga minyak di tingkat global, akibat kekhawatiran gangguan pasokan.

“Kenaikan minyak tertahan di tengah potensi gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, serta turunnya kemungkinan serangan AS terhadap Iran, karena pemerintahan Trump membuka pintu untuk pembicaraan program nuklir Iran,” ujar Hans.

Data penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (30/01) sore, IHSG ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke posisi 8.329,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.399.348 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,76 miliar lembar saham senilai Rp41,33 triliun. Sebanyak 551 saham naik, 194 saham menurun, dan 65 tidak bergerak nilainya. (bro)

Tags: ekonomHans Kweeihsgpasar saham

Berita Terkait.

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Headline

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31
Syarief-Sulaeman-Nahdi
Headline

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:46
Analisis
Headline

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:06
Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5476 shares
    Share 2190 Tweet 1369
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1563 shares
    Share 625 Tweet 391
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.