• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BPOLBF Gandeng Investor Perkuat Daya Tarik Wellness dan Agrowisata Parapuar Labuan Bajo

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Januari 2026 - 23:01
in Nasional
Hariyanto

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto (dua dari kiri) Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung (tiga dari kiri). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata, menjalin kerja sama dengan dua investor, PT Terra SparX dan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq, untuk menghadirkan serta memperkuat daya tarik wisata wellness dan agrowisata di kawasan Parapuar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang disaksikan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

BacaJuga:

Dompet Dhuafa Gelar Diskusi Warisan Naskah Nusantara, Membaca Masa Lalu untuk Menyongsong Masa Depan

MK Tegaskan UU Keselamatan Kerja Perlu dievaluasi

Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG

Hariyanto menyampaikan bahwa Labuan Bajo dan Parapuar tidak hanya didorong sebagai destinasi unggulan, tetapi juga sebagai model pengembangan pariwisata nasional yang berdaya saing global.

“Pengembangan destinasi harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur, diversifikasi produk wisata, serta pemenuhan rantai pasok pariwisata yang inklusif. Kawasan Parapuar kami harapkan menjadi magnet baru pariwisata Labuan Bajo dengan menawarkan keindahan alam perbukitan dan hutan,” ujar Hariyanto.

Ia menjelaskan, kerja sama BPOLBF dengan PT Terra SparX dalam pengembangan wellness dan sport tourism di Lot M dan N Parapuar merupakan respons terhadap tren quality tourism global yang diharapkan mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan.

Dalam rencana investasinya, PT Terra SparX Indonesia akan mengembangkan sejumlah fasilitas, antara lain High Life Glamping sebagai akomodasi glamor berbasis alam terbuka, Ocean Club and Wellness yang dirancang sebagai klub pantai dan pusat kebugaran terpadu, serta Racquet Club sebagai fasilitas olahraga.

“Saya berharap pengembangannya dilakukan dengan konsep low-impact agar tetap selaras dengan alam dan menjadi contoh destinasi hijau yang berkelanjutan,” katanya.

Terkait kerja sama dengan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq, Hariyanto menilai kolaborasi ini penting untuk menghubungkan sektor pariwisata dengan pertanian melalui pengembangan edu-agrowisata sekaligus penguatan rantai pasok lokal.

Sebelumnya, BPOLBF telah menjalin kerja sama dengan Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq melalui program pendampingan usaha Pangan Floratama Academy, yang membuka peluang pengembangan kawasan agrowisata di Parapuar sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pangan lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Dalam kerja sama yang baru ini, Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq berencana memperluas usahanya ke kawasan Labuan Bajo melalui pengembangan konsep agrowisata yang terintegrasi dengan kebutuhan sektor pariwisata.

“Kolaborasi ini menjadi solusi hulu ke hilir. Kita tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga memastikan kebutuhan pangan pariwisata dipenuhi dari Flores sendiri. Ini adalah wujud pariwisata inklusif berbasis ekonomi sirkular,” kata Hariyanto.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan penandatanganan MoU ini bukan sekadar tahapan administratif, melainkan landasan awal kolaborasi strategis untuk mendorong pengembangan pariwisata Labuan Bajo Flores yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas membawa peluang sekaligus tantangan. Karena itu, pembangunan pariwisata harus berfokus pada kualitas destinasi, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal,” ujar Andhy.

Ia menambahkan, kerja sama dengan PT Terra SparX sejalan dengan pengembangan kawasan Parapuar sebagai kawasan hijau berbasis wellness dan gaya hidup sehat, sekaligus menghadirkan daya tarik baru bagi Labuan Bajo.

Sementara itu, kolaborasi dengan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan agrowisata dan integrasi rantai pasok lokal.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap produksi pangan lokal dapat meningkat, peluang usaha masyarakat terbuka, serta kebutuhan sektor pariwisata dapat dipenuhi secara berkelanjutan,” ujar Andhy. (ney)

Tags: AgrowisataBPOLBFKementerian PariwisataLabuan Bajonttwisata wellness

Berita Terkait.

Diskusi
Nasional

Dompet Dhuafa Gelar Diskusi Warisan Naskah Nusantara, Membaca Masa Lalu untuk Menyongsong Masa Depan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:41
Enny
Nasional

MK Tegaskan UU Keselamatan Kerja Perlu dievaluasi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:26
Wamenkop
Nasional

Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:30
Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Laporkan Penguatan Stabilitas Demografi dan Pembangunan Keluarga kepada Menko PMK

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:10
Banjir
Nasional

33 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Malam Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:29
IGRC
Nasional

BPJS Kesehatan Sabet Dua Penghargaan di IGRC Awards 2025

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:09

BERITA POPULER

  • Isu KKN Kembali Mencuat, Kakanwil Kemenag Banten Tegaskan Tak Ada Nepotisme

    Isu KKN Kembali Mencuat, Kakanwil Kemenag Banten Tegaskan Tak Ada Nepotisme

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Mensesneg Buka Suara terkait Guncangan Hebat IHSG Hari Ini

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • IHSG Anjlok Tajam, Ekonom: Dampak Transparansi BUMN hingga Polemik Independensi BI

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Dari Manggarai hingga Bukit Duri, Polsek Tebet Siapkan Langkah Nyata Cegah Tawuran

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • KPK Panggil 17 Saksi Kasus Korupsi di Ditjen Pajak, OTT Tambang Terus Dikembangkan

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.