• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri PANRB Pastikan Kebijakan Layanan Publik Sejalan dengan Kebutuhan Masyarakat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:03
in Nasional
Menteri PANRB, Rini Widyantini. Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Menteri PANRB, Rini Widyantini. Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mulai mengubah cara pandang dalam membangun pelayanan publik. Jika sebelumnya layanan identik dengan prosedur dan meja birokrasi, kini arahnya bergeser, mengikuti perjalanan hidup manusia dan kebutuhan nyata masyarakat.

Transformasi ini didorong agar negara tidak hanya hadir sebagai penyedia administrasi, tetapi benar-benar menjadi mitra warga dalam setiap fase kehidupan, dari lahir, sekolah, bekerja, hingga masa tua.

BacaJuga:

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Duh, Hasil TAA Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Jadi Teka-teki

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa kebijakan pelayanan publik tidak boleh lagi berjalan di jalur terpisah dari kebutuhan masyarakat.

“Transformasi pelayanan publik harus dapat menghadirkan standar layanan yang lebih spesifik dan mengambil dari kacamata masyarakat atau user experience saat mengakses layanan. Semakin pemerintah dekat dengan masyarakat, maka semakin baik,” ungkap Rini saat bertemu dengan Head of Government Finances and Public Service Performances Prospera Indonesia, Roksana Khan, Kamis (22/1/2026).

Menurut Rini, titik temu antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan warga menjadi kunci agar pelayanan publik tidak hanya rapi di atas kertas, tetapi juga relevan dan dirasakan manfaatnya.

Untuk memperkuat arah tersebut, Kementerian PANRB menggandeng Prospera (Program Kemitraan Australia-Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi) dalam melakukan riset mendalam mengenai kondisi pelayanan publik di Indonesia.

Hasil kajian ini, kata Rini, tidak berhenti pada potret situasi terkini. Lebih jauh, riset tersebut menawarkan peta jalan tentang bagaimana pelayanan publik dapat tumbuh dengan pendekatan yang lebih manusiawi.

“Hasil riset ini dapat menjadi referensi dalam perumusan kebijakan pelayanan publik ke depan agar masyarakat menjadi pusat dari pelayanan publik, sehingga seluruh kebutuhan masyarakat dapat diakomodir,” tutur Rini.

Ia menambahkan, masukan dari riset ini diharapkan mampu membuat kebijakan tetap lincah mengikuti perkembangan zaman, tanpa kehilangan sensitivitas terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.

Senada dengan itu, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menilai bahwa pendekatan berbasis siklus hidup manusia berpotensi membawa dampak lebih luas dibanding sekadar peningkatan kualitas layanan.

“Dalam menjalankan pelayanan publik yang berbasis pada kebutuhan manusia, maka pemerintah harus dapat proaktif, inovatif, serta problem solving dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat,” ungkap Purwadi.

Sementara itu, Roksana Khan menegaskan bahwa filosofi dasar pelayanan publik seharusnya selalu kembali pada tujuan awal: melayani warga negara.

Ia menjelaskan bahwa riset Prospera juga merangkum rekomendasi praktis agar konsep pelayanan berbasis kebutuhan manusia tidak berhenti sebagai wacana.

“Hasil dari riset ini akan dijadikan sebagai suatu pedoman yang dapat digunakan untuk transformasi pelayanan publik di Indonesia dan diharapkan dapat diimplementasikan di berbagai instansi pemerintah,” pungkas Roksana. (her)

Tags: kementerian panrblayanan publikmenteri panrbPelayanan PublikProsperarini widyantini

Berita Terkait.

menaker
Nasional

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20
diknas
Nasional

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:30
taksi
Nasional

Duh, Hasil TAA Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Jadi Teka-teki

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:23
menag
Nasional

Menag: Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:02
mavirion
Nasional

Kritik Kementerian HAM Ingin Seleksi Aktivis, DPR: Langgar Deklarasi PBB 1998

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:02
amien
Nasional

Pusat Studi Kebangsaan Sayangkan Pernyataan Amien Rais, Ini Responsnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3470 shares
    Share 1388 Tweet 868
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1265 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.