• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tinjau Kali Cakung Lama, Pramono Berjanji Normalisasi Jadi Prioritas Penanganan Banjir Jakarta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Januari 2026 - 17:07
in Megapolitan
pram

Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung saat meninjau Kali Cakung Lama segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jakarta Pramono Anung, meninjau langsung Kali Cakung Lama segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara.

Ia memastikan normalisasi sungai menjadi prioritas penanganan banjir di Jakarta.

BacaJuga:

Tak Hanya Pembuang, Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Penemuan Senjata hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Kuasa Hukum Minta Usut Tuntas

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Menurutnya, Kali Cakung Lama mengalami penyempitan signifikan yang menimbulkan bottleneck (penyempitan) aliran air sebelum menuju laut.

Kondisi ini, ujar Pramono, berdampak langsung terhadap terjadinya banjir di wilayah Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Pegangsaan Dua, hingga Koja.

“Saya baru saja meninjau dan mengecek langsung, memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck yang menjadi penyebab utama banjir di sejumlah wilayah,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Pramono menuturkan, berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta, Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan sehingga lebar efektif saluran hanya tersisa sekitar 2-3 meter dari kondisi awal sekitar 20 meter.

Penyempitan ini disertai tingginya endapan sedimen dan okupasi bangunan di bantaran kali, yang menyebabkan pendangkalan dan berkurangnya daya tampung aliran, terutama saat debit air meningkat akibat hujan.

“Kondisi ini rentan menimbulkan genangan hingga banjir di wilayah Kecamatan Cilincing (Semper barat dan timur), Kelapa Gading (Pegangsaan) dan Koja (Tugu Selatan),” ucapnya.

Melihat kondisi tersebut, Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan melakukan penanganan terpadu melalui normalisasi Kali Cakung Lama.

Suku Dinas SDA Jakarta Utara telah melakukan pengerukan sedimen serta penertiban bangunan di badan dan sempadan kali dari Segmen Sedayu hingga Simpang Lima Koja, yang akan dilanjutkan hingga kawasan Kampung Begog, Cilincing.

“Saya sudah memberikan persetujuan secara langsung untuk dilakukan normalisasi, kurang lebih sepanjang dua kilometer. Minggu depan akan segera kami rapatkan agar pelaksanaannya bisa segera berjalan,” ucapnya.

Lanjutnya, selain normalisasi, Dinas SDA Jakarta juga akan melakukan pembebasan lahan di kawasan Kampung Begog untuk mengembalikan fungsi saluran sesuai kapasitas rencana.

Upaya ini diharapkan mengurangi risiko banjir yang terjadi secara berulang di wilayah daerah aliran sungai (DAS) Cakung Lama.

Berdasarkan peta sebaran genangan tahun 2020–2025, kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, tercatat mengalami genangan tahunan dengan ketinggian berkisar 15-40 sentimeter.

“Secara sistem DAS, wilayah genangan ini masuk ke dalam DAS Cakung Lama,” ujarnya.

“Permasalahan DAS Cakung Lama antara lain tingginya endapan sedimen di Kali Cakung Lama yang mengakibatkan pedangkalan kali serta kondisi kali yang makin menyempit karena okupasi warga dan banyaknya bangunan di bantaran kali,” tambahnya.

Pramono juga menyampaikan, Pemprov Jakarta memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 27 Januari sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi curah hujan tinggi.

“Operasi modifikasi cuaca yang seharusnya berakhir tanggal 23 Januari, kami perpanjang sampai tanggal 27 Januari. Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan agar kejadian banjir tidak kembali terulang,” paparnya.

Sebagai langkah mitigasi dampak banjir dan kemacetan, Pemprov Jakarta juga memberlakukan kebijakan School From Home (SFH) dan Work From Home (WFH).

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, serta berlaku bagi sekolah dan instansi pemerintah maupun swasta sesuai kondisi masing-masing.

“Semua dinas terkait kami minta turun tangan, mulai dari SDA, Bina Marga, Perhubungan, Kominfotik, hingga BPBD. Kebijakan WFH dan SFH ini untuk mengurangi beban lalu lintas dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” pungkasnya. (fer)

Tags: banjirjakartaKali Cakung Lamapramono anungSungai BegogSungai Pedongkelan

Berita Terkait.

DLH
Megapolitan

Tak Hanya Pembuang, Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:16
sekolah
Megapolitan

Penemuan Senjata hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Kuasa Hukum Minta Usut Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Megapolitan

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:18
pram
Megapolitan

Era AI Mengubah Cara Belajar, Pramono Minta Guru Terus Beradaptasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:08
Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:10
Konfrence
Megapolitan

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1537 shares
    Share 615 Tweet 384
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.