• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

4 Karakter Pemimpin Ideal dan Alarm Nepotisme Demokrasi Indonesia

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 12 Januari 2026 - 13:16
in Nasional
Sudirman-Said

Rektor Universitas Harkat Negeri sekaligus mantan Menteri ESDM, Sudirman Said (kanan) menjadi narasumber dalam diskusi Survei KedaiKOPI bertajuk “Mencari Sosok Pemimpin Ideal Indonesia: Apa Kata Rakyat?” yang digelar di Jakarta, Minggu (11/1/2026). Foto: Herry Rosadi /INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah riuh demokrasi elektoral dan derasnya arus kekuasaan, satu pertanyaan mendasar kembali mengemuka, ke mana arah kepemimpinan Indonesia sedang melangkah?

Pertanyaan itu mengemuka dalam diskusi Survei KedaiKOPI bertajuk “Mencari Sosok Pemimpin Ideal Indonesia: Apa Kata Rakyat?” yang digelar di Jakarta pada Minggu (11/1/2026) sore.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan di Tanah Papua

Kendalikan Harga Pangan, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Hambatan Distribusi dan Perkuat Kerja Sama dengan Daerah Pemasok

Kementerian UMKM Kawal Revisi UU Kadin, Pengusaha Mikro Didorong Jadi Anggota

Dalam forum lintasperspektif tersebut, Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan refleksi tajam tentang krisis dan harapan kepemimpinan Indonesia.

“Jujur dan berintegritas. Kompeten secara intelektual, manajerial, dan terutama moral. Inspirasional, serta visioner. Itulah empat karakter universal yang harus hadir pada diri pemimpin ideal Indonesia,” ujar Sudirman.

Empat karakter tersebut, menurut Sudirman, diangkat dari buku klasik Leadership Challenges karya James M. Kouzes dan Barry Z. Posner. Buku yang pertama kali terbit pada 1987 dan diperbarui hingga edisi 2023 itu disusun berbasis riset global terhadap ratusan pemimpin publik, korporasi, akademisi, hingga masyarakat sipil.

“Menariknya, empat karakter ini selalu konsisten muncul di hampir semua survei. Bahkan, semakin kuat peran kepemimpinan di ruang publik, semakin tinggi pula tuntutan atas kejujuran dan integritas,” jelasnya.

Diskusi yang dibuka oleh Hendri Satrio selaku founder Lembaga Survei KedaiKOPI, turut memaparkan hasil survei terbaru tentang persepsi publik terhadap sosok pemimpin ideal. Sudirman menilai, hasil survei tersebut semakin mengonfirmasi prinsip-prinsip universal kepemimpinan yang selama ini dikenal dalam literatur dan praktik global.

“Survei KedaiKOPI ini makin menegaskan bahwa rakyat sebenarnya tahu dan paham apa itu kepemimpinan yang baik, yang layak dipercaya, dan yang pantas digandrungi,” kata Sudirman.

Namun, refleksi tersebut segera berubah menjadi peringatan keras. Sudirman menilai Indonesia tengah menghadapi gejala serius yang menggerogoti fondasi demokrasi dan tata kelola negara.

“Kita merekrut pemimpin dengan sistem demokrasi, tetapi praktiknya digerogoti nepotisme. Meritokrasi terancam. Orang dipilih bukan karena kapasitas, tapi karena anak siapa, keponakan siapa, atau pasangan siapa,” tegas mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.

Ia menambahkan, integritas dan rekam jejak kian dimarginalkan oleh praktik bayar-membayar dan politik transaksional. Akibatnya, proses pembelajaran kepemimpinan yang sehat, bertahap, kompetitif, dan berbasis prestasi seolah tidak lagi dihargai.

“Ini sungguh mengancam kelangsungan hidup kita sebagai bangsa yang kompetitif dan tangguh. Jika tidak ada koreksi serius, resiliensi bangsa ini sedang dirapuhkan,” tambahnya.

Diskusi tersebut juga turut dihadiri oleh pakar hukum tata negara Feri Amsari, peneliti BRIN Prof. R. Siti Zuhro, dan pakar ekonomi Talitha Chairunissa, yang turut memperkaya analisis dari perspektif hukum, politik, dan ekonomi.

Sejarah, seperti diingatkan Sudirman, selalu mencatat bahwa runtuhnya peradaban besar lebih sering disebabkan oleh rapuhnya kepemimpinan dan sistem dari dalam. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Indonesia memiliki harapan, melainkan apakah bangsa ini cukup berani memilih pemimpin dengan karakter yang benar sebelum sejarah kembali berulang. (her)

Tags: demokrasiHendri SatrioKarakter PemimpinLembaga Survei KedaiKOPInepotismeSudirman Said

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Dorong Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan di Tanah Papua

Rabu, 4 November 2026 - 07:07
sekjen
Nasional

Kendalikan Harga Pangan, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Hambatan Distribusi dan Perkuat Kerja Sama dengan Daerah Pemasok

Rabu, 4 November 2026 - 06:06
maman
Nasional

Kementerian UMKM Kawal Revisi UU Kadin, Pengusaha Mikro Didorong Jadi Anggota

Selasa, 3 November 2026 - 23:13
soptek
Nasional

Jadi Kebutuhan dari Kesehatan Perempuan, DPR: Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pembalut

Selasa, 3 November 2026 - 21:11
tito
Nasional

Mendagri Tito Sebut Daerah Terdampak Bencana Susulan Boleh Tetapkan Lagi Tanggap Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 20:13
udin
Nasional

Gaet Barantin, KP2MI Perluas Jangkauan Pelindungan PMI di Bandara dan Pelabuhan

Selasa, 3 November 2026 - 18:18

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2699 shares
    Share 1080 Tweet 675
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2123 shares
    Share 849 Tweet 531
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1869 shares
    Share 748 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.