• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Usai Tangkap Maduro, Trump Sebut Venezuela akan Serahkan 30-50 Juta Barel Minyak kepada AS

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 7 Januari 2026 - 09:51
in Headline
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Arsip Antara/REUTERS/David Becker

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Arsip Antara/REUTERS/David Becker

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyepakati penyerahan 30 hingga 50 juta barel minyak kepada Amerika Serikat, menyusul operasi militer Washington di negara Amerika Latin tersebut.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang berada di bawah sanksi kepada Amerika Serikat,” tulis Trump melalui platform Truth Social, Selasa (6/1/2026).

BacaJuga:

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Ia menegaskan bahwa dana hasil penjualan minyak tersebut akan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.

Trump juga mengaku telah memerintahkan Menteri Energi AS, Chris Wright, untuk segera melaksanakan pengiriman minyak tersebut ke pelabuhan-pelabuhan di Amerika Serikat menggunakan kapal penyimpanan.

Pengumuman ini muncul di tengah eskalasi ketegangan setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer besar-besaran di Venezuela pada 3 Januari lalu. Dalam operasi tersebut, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan diterbangkan ke New York untuk menghadapi tuduhan narko-terorisme.

Sementara, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan operasi militer tersebut bertujuan memutus aliran dana narkoterorisme sekaligus memperkuat kendali Amerika Serikat atas sumber daya energi global.

“Kami ingin yang terbaik bagi rakyat Venezuela dan Amerika. Menghentikan pendanaan narkoterorisme berarti menyelamatkan nyawa dan menurunkan harga energi,” kata Vance dalam wawancara dengan Salem News Channel, Selasa (6/1/2026).

Menurut Vance, kebijakan energi Venezuela sebelumnya memungkinkan pihak asing memperoleh energi murah yang kemudian digunakan untuk mendanai aktivitas yang mengancam keamanan Amerika Serikat.

Pemerintah AS meyakini langkah tersebut akan berdampak langsung pada penurunan harga bensin dan energi bagi warga Amerika.

“Saya pikir ini akan menyelamatkan nyawa. Ini akan berarti harga bensin dan energi yang lebih murah bagi warga Amerika,” sambungnya.

Vance menekankan bahwa yang paling penting operasi militer memungkinkan Amerika Serikat memiliki kendali yang lebih besar atas sumber daya energi yang ada di dunia.

“Yang memungkinkan kita, tentu saja, mencapai hasil ekonomi yang lebih baik bagi rakyat kita, serta menggunakan sumber daya energi tersebut sebagai alat tawar untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran yang lebih besar,” jelasnya.

Vance turut menyebut operasi pada 3 Januari tersebut sebagai “sangat penting” dan memuji pelaksanaannya sebagai “sempurna.”

“Apa yang dilakukan presiden (Trump), dan berkat kerja seluruh tim, adalah memutus aliran uang dari energi kepada para narkoteroris, yang pada akhirnya tentu saja akan mengurangi jumlah narkoterorisme yang masuk ke Amerika Serikat,” ucap Vance. (dil)

Tags: Donald TrumpKonflik AS-VenezuelaNicolas MaduroPresiden Venezuela DitangkapVenezuela

Berita Terkait.

Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33
Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05
kereta
Headline

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:52
sar
Headline

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Turut Periksa Saksi dari KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3679 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.