• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pendampingan Bea Cukai Bantu UMKM Kelor Raja Ampat Menjangkau Pasar Global

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 7 Januari 2026 - 12:38
in Ekonomi
Ilustrasi daun kelor. Foto: Istimewa

Ilustrasi daun kelor. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Daun kelor (Moringa oleifera) yang dikenal sebagai superfood bernilai gizi tinggi kini menjadi sumber penghidupan baru bagi masyarakat Pulau Mansuar, Kabupaten Raja Ampat. Melalui PT Satu Suku Pertanian (SSP), komoditas lokal ini berhasil menembus pasar Amerika Serikat dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bea Cukai Sorong.

BacaJuga:

Siapkan Road Trip Liburan Sekolah, Ini Tips Berkendara Aman dan Nyaman dari Bridgestone

Rayakan Jakarta Fair 2026, Wuling Ajak Pengunjung Jelajahi Inovasi Kendaraan Masa Kini

Sinergi Daewoong dan IAI Kembangkan Kompetensi Apoteker serta Inovasi Layanan Kesehatan

PT SSP diprakarsai Michael Jon Wild Jr. atau Mike, seorang misionaris yang selama puluhan tahun melayani masyarakat pedalaman Papua. Usai masa pelayanannya, Mike tetap berkomitmen membantu masyarakat berekonomi lemah dengan mendorong kemandirian melalui usaha pertanian kelor yang mudah ditanam dan bernilai jual tinggi.

Manajer Operasional PT SSP, Fifi, menjelaskan bahwa masyarakat Desa Sumbeba menyediakan sekitar 25 hektar lahan untuk pengembangan kelor, meski tahap awal baru dimanfaatkan empat hektar.

“Satu hektar bisa ditanami sekitar 10.000 pohon. Daun kelor dapat dipanen setelah berumur enam bulan dan hanya daunnya saja yang dipanen,” jelas Film, dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

Dalam sebulan, PT SSP mampu menghasilkan 200-400 kilogram daun kelor kering, tergantung cuaca karena proses pengeringan masih mengandalkan oven matahari. Sistem usaha yang diterapkan berbasis kerja sama dengan warga lokal melalui bagi hasil lahan, penyerapan tenaga kerja, serta pemberian gaji dan fasilitas dasar. “Bertani kelor membantu ekonomi warga, bahkan saat ini ada beberapa kampung yang sudah meminta kami untuk bekerja sama,” ungkap Fifi.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan terlaksananya ekspor perdana 593 kilogram serbuk kelor ke Amerika Serikat pada Mei 2024. Meski ekspor masih dilakukan melalui Jakarta dan pihak ketiga karena keterbatasan sertifikasi dan biaya logistik dari Sorong, PT SSP optimistis dapat mengekspor secara mandiri dari daerah asal ke depannya.

Dalam proses tersebut, peran pendampingan Bea Cukai Sorong dirasakan signifikan. “Bea Cukai sangat membantu kami terutama terkait ekspor. Bea Cukai membantu mengurus dokumen-dokumen yang kami butuhkan untuk ekspor. Sejauh ini, instansi pemerintah satu-satunya yang turun langsung ke lokasi perkebunan kami hanya Bea Cukai,” tutur Fifi.

Kepala Kantor Bea Cukai Sorong, Iwan Kurniawan, menyatakan pihaknya aktif mendampingi PT SSP sejak Februari 2023. Pendampingan meliputi penjelasan ketentuan ekspor, perizinan, strategi logistik, hingga peningkatan mutu produk. “Produk daun kelor memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati pasar luar negeri,” ujarnya.

Iwan juga menegaskan Bea Cukai Sorong siap mendukung UMKM berorientasi ekspor agar mampu meningkatkan daya saing dan memberi manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat. Pendampingan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Papua Barat Daya untuk melangkah ke pasar global. (ipo)

Tags: Bea CukaiBea Cukai SorongDaun Kelorpasar globalRaja AmpatUMKM

Berita Terkait.

ban
Ekonomi

Siapkan Road Trip Liburan Sekolah, Ini Tips Berkendara Aman dan Nyaman dari Bridgestone

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:11
jkt fair
Ekonomi

Rayakan Jakarta Fair 2026, Wuling Ajak Pengunjung Jelajahi Inovasi Kendaraan Masa Kini

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12
iai
Ekonomi

Sinergi Daewoong dan IAI Kembangkan Kompetensi Apoteker serta Inovasi Layanan Kesehatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:50
jagung
Ekonomi

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08
Persetujuan POD Ronggolawe Jadi Momentum SAKA Dorong Produksi Migas Nasional
Ekonomi

Persetujuan POD Ronggolawe Jadi Momentum SAKA Dorong Produksi Migas Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:15
Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026
Ekonomi

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5492 shares
    Share 2197 Tweet 1373
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1568 shares
    Share 627 Tweet 392
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.