• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kecam Penangkapan Maduro oleh AS, China Dukung DK PBB Gelar Sidang Darurat

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 6 Januari 2026 - 13:31
in Headline
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (5/1/2025). Foto: ANTARA

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (5/1/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China secara tegas mengecam penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat (AS) dan mendukung Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menggelar sidang darurat membahas insiden tersebut.

BacaJuga:

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa Beijing mendukung DK PBB menjalankan mandatnya guna merespons tindakan militer AS yang dinilai melanggar kedaulatan Venezuela.

“China mendukung Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat dan memainkan perannya sesuai Piagam PBB,” ujar Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (5/1/2025).

Sidang darurat DK PBB digelar pada hari yang sama. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan bahwa tindakan AS berpotensi menciptakan “preseden berbahaya” bagi tatanan dunia dan menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan serta integritas teritorial negara.

Dalam sidang tersebut, Duta Besar AS untuk PBB Michael G. Waltz menyatakan bahwa penangkapan Maduro merupakan “operasi penegakan hukum yang tepat sasaran” terhadap dua buronan narko-terorisme, yakni Nicolás Maduro dan istrinya, Celia Flores. Ia menegaskan bahwa AS tidak sedang berperang melawan Venezuela atau rakyatnya.

Waltz membandingkan operasi tersebut dengan penangkapan mantan pemimpin Panama Manuel Noriega pada 1989 dan menuding Maduro sebagai pemimpin organisasi teroris asing yang terlibat jaringan perdagangan narkoba internasional.

China menolak keras pernyataan tersebut. Lin Jian menyatakan penangkapan paksa terhadap kepala negara berdaulat merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip dasar hubungan antarnegara.

“China sangat terkejut dan mengecam keras penggunaan kekerasan terang-terangan oleh AS. Tindakan ini mengancam perdamaian dan keamanan kawasan Amerika Latin dan Karibia,” tegasnya.

China juga mendesak AS untuk menjamin keselamatan Maduro dan istrinya, segera membebaskan keduanya, menghentikan upaya penggulingan pemerintahan Venezuela, serta menyelesaikan konflik melalui dialog dan negosiasi.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam narko-terorisme. Operasi militer yang diberi nama Operasi Absolute Resolve itu disebut dilakukan secara rahasia dan tepat sasaran.

Pemerintah Venezuela menolak seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan operasi AS sebagai pelanggaran mutlak terhadap kedaulatan negara. Caracas menetapkan keadaan darurat nasional dan menuntut pembebasan segera Maduro dan Flores.

Mahkamah Agung Venezuela kemudian menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara. Rodríguez menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan sumber daya nasional serta menuntut pemulangan Presiden Maduro dan istrinya. (dil)

Tags: Amerika SerikatChinaDK PBBDonald TrumpKonflik AS-VenezuelaNicolas MaduroVenezuela

Berita Terkait.

Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06
hutan
Headline

BNPB Records 42 Disasters at End of July, Wildfires and Drought Dominate

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2098 shares
    Share 839 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.