• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Trump Isyaratkan Kemungkinan Serangan Lanjutan ke Venezuela

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 4 Januari 2026 - 23:23
in Internasional
donald

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto : Antara/Anadolu/py/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington tidak menutup kemungkinan melancarkan gelombang serangan kedua terhadap Venezuela, menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dalam operasi militer AS.

Dalam wawancaranya dengan Fox News, Sabtu, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya telah menyiapkan skenario lanjutan jika situasi berkembang ke arah yang dianggap mengancam kepentingan Amerika Serikat.

BacaJuga:

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

“Kami siap. Anda tahu, kami siap melakukan gelombang kedua. Semuanya sudah disiapkan. Operasi ini begitu kuat sehingga kami tidak perlu melakukannya, tetapi kami tetap siap,” ujar Trump, seraya menambahkan bahwa kekuatan militer AS berada dalam posisi siaga penuh.

Trump juga mengeklaim Washington mengerahkan kekuatan laut besar di kawasan tersebut.

“Kami berada di luar sana dengan armada seperti yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya, dan kami siap,” katanya.

Pernyataan itu muncul setelah Trump mengumumkan bahwa Maduro telah ditangkap dan dikeluarkan dari Venezuela dalam sebuah operasi yang, menurutnya, dilakukan dengan presisi tinggi dan tanpa korban di pihak AS.

Klaim tersebut memicu kebingungan dan reaksi keras dari Caracas, dengan otoritas Venezuela menyatakan belum mengetahui secara pasti keberadaan Maduro dan menuntut klarifikasi mengenai kondisinya.

Kementerian Luar Negeri Venezuela telah pun mengumumkan rencananya untuk mengajukan banding ke organisasi internasional atas tindakan Washington dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengelar rapat darurat yang membahas serangan AS ke Venezuela.

Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menegaskan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro tetap menjadi satu-satunya pemimpin negara tersebut.

“Hanya ada satu presiden di negara ini, namanya Nicolas Maduro Moros,” kata wapres pada pertemuan Dewan Pertahanan menyusul operasi yang dilancarkan AS.

Sejumlah media internasional sebelumnya melaporkan adanya ledakan di Caracas dan menyebut operasi itu melibatkan pasukan elite Amerika Serikat, meski belum ada konfirmasi independen.

Di Washington, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan dasar hukum operasi tersebut dan memperingatkan risiko eskalasi militer yang lebih luas di kawasan Amerika Latin.

Pemerintah AS, sementara itu, menyatakan bahwa Maduro akan menghadapi proses hukum seperti dikutip Sputnik/RIA Novosti melalui Antara.

Di tingkat internasional, beberapa negara dan organisasi menyerukan penahanan diri dan menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara serta hukum internasional, di tengah kekhawatiran bahwa ancaman gelombang serangan lanjutan dapat memperburuk instabilitas regional dan memicu konfrontasi yang lebih luas. (aro)

Tags: ASmaduroTrumpVenezuela

Berita Terkait.

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21
bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Internasional

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Senin, 20 April 2026 - 20:01

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.