INDOPOSCO.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki memastikan kesiapsiagaan penuh aparat kepolisian dan unsur terkait dalam menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon. Kepastian tersebut disampaikan saat Kapolda meninjau dapur umum siaga bencana dan lokasi banjir, Minggu (4/1/2026), menyusul tingginya curah hujan yang masih berpotensi terjadi.
Peninjauan diawali di dapur umum siaga bencana yang berlokasi di Kantor PDAM Kota Cilegon, Kecamatan Cibeber. Hengki melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, logistik, sarana dan prasarana, serta mekanisme pendistribusian bantuan bagi warga terdampak. Ia menekankan respons cepat dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam penanganan bencana.
“Polda Banten memastikan seluruh personel siap siaga. Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Seluruh peralatan pendukung, mulai dari perahu karet, alat evakuasi, hingga ekskavator, harus siap digunakan kapan saja,” tegasnya.
Berdasarkan informasi BMKG, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi di wilayah Provinsi Banten. Oleh karena itu, Kapolda menginstruksikan jajaran Polres Cilegon dan Polsek untuk meningkatkan patroli, pemantauan wilayah rawan banjir, serta kesiapan evakuasi warga.
Usai meninjau dapur umum, Kapolda Banten melanjutkan pengecekan ke lokasi banjir di Lingkungan Sambirata RT 005/003, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber. Di lokasi tersebut, Kapolda memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat serta menyerahkan bantuan makanan kepada warga terdampak.
Kapolda menegaskan, kehadiran aparat di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Aparat akan terus berada di lapangan, siaga 24 jam, hingga situasi benar-benar aman dan terkendali,” katanya. (yas)




















