• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemprov Lampung Imbau Masyarakat tidak “Panic Buying” Untuk Kestabilan Harga

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:01
in Nusantara
Ilustrasi- Cabai rawit milik pedagang yang ada di salah satu pasar tradisional di Bandarlampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Ilustrasi- Cabai rawit milik pedagang yang ada di salah satu pasar tradisional di Bandarlampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying dalam membeli bahan pokok untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran 2026 di wilayahnya.

“Untuk stok pangan menjelang Lebaran ini bisa dilihat perkembangan harganya tidak ada kenaikan signifikan, karena ketersediaan semua mencukupi,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Provinsi Lampung Elvira Ummihani di Bandarlampung, Senin (9/3/2026).

BacaJuga:

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Ia mengatakan beberapa waktu lalu ada sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan, salah satunya adalah cabai rawit merah. Namun, saat ini harga sudah mulai stabil setelah ada tambahan pasokan dari hasil panen petani di wilayah Lampung ataupun stok dari luar daerah.

“Jadi dengan adanya panen dan tambahan stok dari daerah sentra produksi konsumsi dapat terpenuhi. Namun kami mengimbau juga untuk masyarakat agar berbelanja dengan bijak, tidak berbelanja dalam jumlah banyak lalu di stok di rumah. Lebih baik berbelanja sesuai kebutuhan saja,” katanya.

Dengan tidak melakukan panic buying, maka masyarakat berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan tetap tersedia untuk memenuhi konsumsi.

“Lalu pemerintah daerah pun terus melakukan monitoring di sentra produksi terutama komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran. Karena ada Program Makan Bergizi Gratis juga yang bisa meningkatkan permintaan pangan,” ucap dia.

Saat ini, meski ketersediaan pangan di Lampung terjaga, pihaknya meminta kepada para produsen pangan untuk tidak mengirimkan produk atau komoditas hasil panen mereka dalam jumlah besar keluar daerah.

“Kami menjaga agar kebutuhan di dalam Lampung ini dipenuhi dahulu, kalau harga stabil dan stok lancar, lalu masih ada kelebihan baru boleh di kirim keluar daerah. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan di dalam daerah terlebih dahulu, kalau ada kenaikan harga diharapkan juga tidak terlalu tinggi,” tambahnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Senin (9/3/2026) harga bawang merah ukuran sedang di Lampung rata-rata Rp36.900 per kilogram atau dalam kondisi turun Rp1.350 per kilogram dan bawang putih ukuran sedang harga rata-rata Rp35.500 per kilogram atau turun Rp400 per kilogram.

Kemudian, beras medium II harga rata-rata Rp14.700 per kilogram atau kondisi stabil, cabai merah besar harga rata-rata Rp41.650 per kilogram turun Rp600 per kilogram, dan cabai keriting harga rata-rata Rp33.400 per kilogram naik Rp250 per kilogram.

Selanjutnya, cabai rawit hijau rata-rata harga Rp50.900 per kilogram atau naik Rp1.000 per kilogram, daging ayam segar Rp34.750 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp136.250 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.150 per kilogram, minyak goreng curah Rp20 ribu per liter dan telur ayam Rp29.750 per kilogram. (ney)

Tags: Cabai RawitHarga SembakoPemprov LampungStok Pangan

Berita Terkait.

Sticker
Nusantara

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43
GB
Nusantara

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Senin, 27 Juli 2026 - 08:15
karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19
menkop
Nusantara

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2965 shares
    Share 1186 Tweet 741
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.