• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

AS Tangkap Presiden Venezuela, Dino Patti Djalal: Hukum Internasional Berganti jadi Hukum Rimba

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 4 Januari 2026 - 04:04
in Headline
Nicolas Maduro-Cilia Flores

Nicolas Maduro dipotret bersama istrinya, Cilia Flores, dalam seremoni pelantikan presiden di Caracas, Januari 2025. Foto: AFP via Getty Images

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengatakan serangan Amerika Serikat ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro menjadi pertanda bahwa hukum internasional telah digantikan oleh hukum rimba.

Dalam unggahannya di platform X pada Sabtu (3/1/2026), ia menilai tindakan AS itu sebagai cerminan sikap negara kuat yang merasa berhak bertindak sewenang-wenang terhadap negara lain, dan dunia telah memasuki tatanan yang berbahaya.

BacaJuga:

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

“Negara yang kuat merasa berhak melakukan aksi ‘semau gue’ terhadap negara lain. Ini pertanda kita memasuki a dangerous world order,” katanya.

Dino mempertanyakan sikap yang akan diambil oleh komunitas internasional seperti Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dan Indonesia yang mengusung kebijakan politik luar negeri (polugri) bebas aktif.

“Bagaimana sikap DK PBB? Sikap G7? Bagaimana sikap Amerika Latin? Bagaimana sikap Indonesia? Ujian bagi polugri bebas aktif yang berlandaskan pada prinsip,” katanya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendorong semua pihak untuk mengutamakan penyelesaian damai atas krisis yang terjadi di Venezuela.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah deeskalasi dan dialog,” kata Kemlu di platform X.

Kemlu RI juga menegaskan bahwa hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB harus selalu dihormati semua pihak.

Sebelumnya, Jaksa Agung Amerika Serikat Pam Bondi menyatakan bahwa Maduro dan Flores telah didakwa secara resmi di Distrik Selatan New York. Dakwaan tersebut mencakup konspirasi terorisme narkoba, konspirasi impor kokain ke Amerika Serikat, serta kepemilikan dan konspirasi penggunaan senapan mesin dan perangkat penghancur yang ditujukan terhadap AS.

“Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa di Distrik Selatan New York atas konspirasi narco-terrorism dan kejahatan berat lainnya,” tulis Bondi melalui akun media sosial X pada Sabtu (3/1/2026).

Bondi menegaskan bahwa kedua terdakwa akan segera dihadapkan ke pengadilan Amerika Serikat. “Mereka akan menghadapi sepenuhnya kekuatan hukum Amerika di tanah Amerika, di pengadilan Amerika,” ujarnya.

Pernyataan Jaksa Agung AS tersebut muncul tak lama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan operasi berskala besar terhadap Venezuela. Trump mengklaim bahwa dalam operasi tersebut, Maduro dan Flores berhasil ditangkap dan diterbangkan keluar dari Venezuela.

Trump menyebut operasi itu dilakukan melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat, namun belum mengungkapkan detail teknis maupun lokasi penangkapan secara rinci.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim penangkapan Presiden Nicolas Maduro tersebut. (dil)

Tags: Amerika SerikatDino Patti DjalalNicolas MaduroPresiden Venezuela DitangkapVenezuela

Berita Terkait.

Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33
Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05
kereta
Headline

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:52
sar
Headline

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Turut Periksa Saksi dari KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3682 shares
    Share 1473 Tweet 921
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.