• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Imbas Serangan, Venezuela Tahan Sejumlah Warga Negara AS

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 2 Januari 2026 - 03:02
in Internasional
Ilustrasi - Borgol. Antara/Ali Khumaini/dokumen

Ilustrasi - Borgol. Antara/Ali Khumaini/dokumen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Otoritas Venezuela telah menahan sejumlah warga negara Amerika Serikat AS) sejak pemerintahan Trump memulai kampanye tekanan militer dan ekonomi terhadap negara tersebut.

The New York Times pada Rabu (31/12/2025) mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa individu yang ditahan termasuk tiga warga yang memiliki kewarganegaraan ganda yang memegang paspor Venezuela dan Amerika Serikat, serta dua warga negara AS yang tampaknya tidak memiliki keterkaitan dengan Venezuela.

BacaJuga:

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Pejabat itu mengatakan bahwa meskipun sebagian dari para tahanan menghadapi tuduhan pidana yang sah, pemerintah AS sedang mempertimbangkan apakah akan secara resmi menetapkan setidaknya dua dari mereka sebagai korban yang ditahan dengan tidak sah.

Menurut surat kabar tersebut, baik Departemen Luar Negeri AS, Kedutaan Besar AS di Kolombia yang menangani urusan Venezuela, maupun Kementerian Komunikasi Venezuela tidak memberikan komentar terkait penahanan itu.

Penangkapan warga Amerika tersebut terjadi seiring meningkatnya operasi militer AS di kawasan Karibia dan Pasifik Timur yang dimulai pada September lalu.

Sebagaimana juga dilansir Anadolu melalui Antara, Washington mengklaim operasi tersebut menargetkan perdagangan narkoba, dengan sedikitnya 105 orang dilaporkan tewas dalam 29 serangan.

Adapun pada pekan lalu, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa AS baru-baru ini melakukan serangan terhadap sebuah pabrik besar atau fasilitas besar tempat kapal-kapal berangkat.

Ia tidak merinci lembaga AS mana yang melakukan serangan tersebut, meskipun CNN melaporkan bahwa CIA yang melaksanakannya.

Kampanye AS terhadap Venezuela juga mencakup taktik tekanan yang lebih luas, termasuk penyitaan kapal, pemblokiran kapal tanker minyak, serta peningkatan kehadiran militer di dekat perairan Venezuela. Caracas mengecam tindakan Washington sebagai bentuk pembajakan internasional. (dil)

Tags: Amerika SerikatNicolas MaduroPresiden Venezuela DitangkapVenezuela

Berita Terkait.

Jemaah-Haji
Internasional

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:33
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.