• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Transformasi Desa Labuhan Madura, Ekowisata yang Menghidupkan Laut dan Warga

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 26 Desember 2025 - 08:46
in Nusantara
MADURA

Sebuah plang Desa Labuhan, di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur berdiri sebagai penanda kebangkitan pesisir, dari laut yang pernah sekarat, kini tumbuh sebagai kawasan ekowisata berbasis konservasi. Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pesisir Desa Labuhan, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, yang dahulu dikenal rusak dan sekarat, kini menjelma menjadi ruang hidup baru, bagi laut maupun masyarakatnya.

Melalui pengembangan Program Taman Wisata Laut Labuhan, PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) berhasil mengintegrasikan konservasi lingkungan, edukasi, dan penguatan ekonomi lokal dalam satu ekosistem berbasis ekowisata.

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Payung Kuning Desa Labuhan, Mohammad Sahril, menegaskan bahwa dampak program ini dirasakan langsung oleh warga. Menurutnya, kawasan ini kini menjadi tujuan utama penelitian akademik dari berbagai perguruan tinggi.

“Banyak penelitian ke sini, dari mahasiswa maupun lembaga. Mereka datang untuk wisata edukasi, bahan skripsi, dari ekonomi pembangunan sampai kelautan,” kata Sahril, saat ditemui INDOPOSCO, Senin (22/12/2025).

Penelitian yang dilakukan umumnya berkaitan dengan terumbu karang, mangrove, hingga lamun, yakni tumbuhan laut yang berperan penting dalam menjernihkan air dan menjadi tempat bertelur biota laut. Kehadiran para peneliti tersebut memberikan efek ekonomi berantai. Seluruh aktivitas laut difasilitasi oleh kelompok masyarakat setempat.

“Kalau mau ke laut, otomatis sewa perahu dari kami. Tarifnya Rp50 ribu per orang, sudah termasuk life jacket. Dari situ, Rp10 ribu masuk kas kelompok, sisanya untuk pemilik sampan,” jelasnya.

Saat ini, terdapat 10 armada perahu besar yang beroperasi, masing-masing mampu mengangkut hingga 10 orang untuk kegiatan penelitian. Meski belum dibuka untuk snorkeling umum, aktivitas riset laut sudah cukup menggerakkan ekonomi warga.

Tak hanya dari sektor transportasi laut, manfaat juga dirasakan dari penyediaan katering dan penginapan yang dikelola masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau ada 100 orang menginap, makannya (si penginap) itu dialihkan ke masyarakat. Kita sudah punya daftar giliran. Jadi semua (warga pesisir Desa Labuhan kebagian,” ungkap Sahril.

Harga katering pun terjangkau, mulai dari Rp10 ribu untuk mahasiswa hingga Rp25 ribu untuk dosen, menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga nelayan.

Dari sisi lingkungan, lanjut Sahril, perubahan paling nyata terlihat pada kawasan pesisir yang kini hijau. Penanaman cemara laut sepanjang 2,5 kilometer dilakukan bertahap sejak 2023 hingga 2025 sebagai pemecah gelombang alami.

“Yang dulu mangrove ditebang, sekarang masyarakat sudah sadar. Burung-burung yang dulu diburu, sekarang dibiarkan hidup. Pola pikir masyarakat berubah,” ujar Sahril.

Program ini berangkat dari kondisi lingkungan yang memprihatinkan. Pada 2017, tutupan karang hidup di perairan Labuhan hanya 10-25 persen, dengan abrasi mencapai 5,24 meter per tahun. Hasil tangkapan nelayan pun merosot drastis, kurang dari 10 kilogram per sekali melaut.

Sebagai solusi, PHE WMO memperkenalkan transplantasi karang menggunakan kubah beton berongga, modul pertama di Indonesia yang telah memperoleh Hak Cipta. Hingga kini, 80 kubah dengan 480 fragmen karang berhasil ditanam, dengan tingkat kesintasan mencapai 97 persen.

Empat jenis karang utama, yakni Acropora millepira, Acropora hyacinthus, Porites cylindrica, dan Sinularia sp, berhasil tumbuh dan memulihkan ekosistem. Dampaknya signifikan, jumlah spesies biota laut meningkat dari 8 spesies pada 2017 menjadi 40 spesies pada 2024. Keberhasilan ini bahkan direplikasi secara mandiri oleh Pemerintah Desa Labuhan dengan penambahan 130 kubah beton.

Sebagai operator Blok West Madura Offshore sejak 2011, PHE WMO menjalankan produksi migas dengan fondasi keberlanjutan. Hingga Desember 2025, produksi tercatat mencapai 1.703 BOPD minyak dan 26,454 MMSCFD gas, dengan wilayah operasi lepas pantai Madura Barat dan fasilitas gas di Gresik.

Kini, Desa Labuhan tak lagi sekadar pesisir nelayan. Ia menjelma menjadi laboratorium alam, ruang belajar terbuka, sekaligus bukti ketika laut dipulihkan, kehidupan, baik ekologi maupun ekonomi ikut bangkit bersama.(her)

Tags: Desa LabuhanEkowisataPHE WMOTaman Wisata Laut Labuhan

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7138 shares
    Share 2855 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1052 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Amerika Serikat memetik kemenangan krusial 2-0 atas Timnas Australia dalam pertandingan kedua Grup D Piala...

SelengkapnyaDetails
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.