• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menkomdigi Sebut Perlu Kolaborasi Dalam Mengelola Ruang Digital

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Desember 2025 - 00:30
in Nasional
komdigi

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menyampaikan pidatonya dalam Digi Wave 2025, di Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025). ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan ruang digital tidak bisa dikelola oleh satu pihak, tapi perlu kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, kebijakan hanya berdampak jika dijalankan bersama dan diuji langsung di lapangan.

BacaJuga:

Soroti Potensi Multitafsir dalam Perpres Ekstremisme, Komisi I Sebut Risiko Terjadi Kriminalisasi

Soroti Dugaan Penyiksaan Terdakwa Kasus Indramayu, DPR: Negara Tak Boleh Paksa Pengakuan dengan Kekerasan

Seni Grafis Indonesia Ungkap Kisah Pelayaran Kuno

“Dunia digital bukan ruang yang bisa dijaga oleh satu pihak. Regulasi tidak akan bermakna tanpa kepatuhan, dan kebijakan tidak akan berdampak tanpa keterlibatan semua pihak. Sinergi menjadi kunci, terutama di sektor yang bergerak secepat ranah digital,” ujar Meutya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Dia menyampaikan hal tersebut dalam ajang Digi Wave 2025, di Jakarta Pusat. Menurutnya, Digi Wave diposisikan sebagai ruang temu antara arah kebijakan dan realitas lapangan.

Forum tersebut tidak berhenti pada paparan capaian, tetapi membaca langsung tantangan konektivitas nasional dari pengalaman konkret.

Salah satunya tercermin dari penanganan gangguan layanan telekomunikasi saat banjir melanda Sumatera. Dalam forum tersebut, Meutya menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel, Indosat, dan XLSmart atas respons cepat sejak hari pertama bencana dan komunikasi rutin selama proses pemulihan.

“Yang kami lihat bukan laporan di atas kertas. Tim turun ke lapangan dan bergerak cepat. Ini contoh kolaborasi yang bekerja,” kata Meutya.

Dampak kolaborasi tersebut terlihat dari capaian pemulihan jaringan. Layanan telah pulih 99 persen di Sumatera Barat dan hampir 98 persen di Sumatera Utara. Sedangkan di Aceh, pemulihan fisik infrastruktur telekomunikasi mendekati 90 persen.

“Angka ini menjadi pengingat bahwa tugas belum selesai. Di balik setiap persentase, ada warga yang menunggu sinyal untuk berkomunikasi dengan keluarga, mengakses informasi, bahkan menyelamatkan diri,” tegas Meutya.

Pengalaman lapangan tersebut dinilai dapat menjadi cermin kebijakan. Koordinasi daring harian antara pemerintah dan operator tidak berhenti pada laporan teknis. Fokusnya memastikan layanan kembali aktif secepat mungkin di titik terdampak.

Di tengah pertumbuhan industri digital yang semakin beragam, Meutya menilai ekosistem yang terbuka dan inklusif sebagai kekuatan utama.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak boleh berhenti pada indikator teknis.

“Ditjen Infrastruktur Digital memegang peran strategis di garda depan untuk mempercepat pemerataan infrastruktur digital, memperkuat sinyal, mengurangi blank spot, serta memperluas jangkauan jaringan hingga wilayah yang selama ini sulit terhubung,” ujar Wayan.

Ia menegaskan bahwa konektivitas menentukan akses warga untuk belajar, bekerja, dan berusaha. Tanpa fondasi digital yang kuat, transformasi digital tidak akan berjalan.

Menurut Wayan, Digi Wave menjadi bagian penting dari arah besar Indonesia Digital. Terhubung berarti akses merata dan terjangkau. Tumbuh berarti manfaat nyata bagi UMKM, talenta, dan layanan publik. Terjaga berarti ruang digital yang aman dan dapat dipercaya.

Kemkomdigi menetapkan tahun 2025 menjadi titik awal penguatan fondasi menuju Indonesia Digital 2045. Pada fase 2025 hingga 2029, pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur yang stabil dan berkapasitas tinggi.

“Targetnya terukur. Fiber optik menjangkau 90 persen kecamatan. Mobile broadband mencakup 98 persen populasi. Kecepatan internet fixed dan mobile mencapai 100 Mbps pada 2029,” jelas Wayan.

Untuk mencapainya, pemerintah menjalankan langkah konkret seperti fiberisasi hingga desa, penambahan spektrum frekuensi, skema berbagi infrastruktur, penyederhanaan biaya regulasi agar investasi bergerak.

Digi Wave atau Digital Infrastructure Work Achievement Vibrant Expression sebelumnya dikenal sebagai IFaS Fest. Digi Wave menjadi panggung konsolidasi kebijakan dan praktik lapangan untuk memastikan digitalisasi nasional bertumpu pada fondasi yang nyata dan menjangkau seluruh Indonesia. (ney)

Tags: KolaborasiMenkomdigimeutya hafidruang digital

Berita Terkait.

Soroti Potensi Multitafsir dalam Perpres Ekstremisme, Komisi I Sebut Risiko Terjadi Kriminalisasi
Nasional

Soroti Potensi Multitafsir dalam Perpres Ekstremisme, Komisi I Sebut Risiko Terjadi Kriminalisasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:57
Soroti Dugaan Penyiksaan Terdakwa Kasus Indramayu, DPR: Negara Tak Boleh Paksa Pengakuan dengan Kekerasan
Nasional

Soroti Dugaan Penyiksaan Terdakwa Kasus Indramayu, DPR: Negara Tak Boleh Paksa Pengakuan dengan Kekerasan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:16
Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan
Nasional

Seni Grafis Indonesia Ungkap Kisah Pelayaran Kuno

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:31
Virus
Nasional

Ancaman Penyakit Zoonosis, DPR: Jangan Tunggu Hantavirus Membesar Baru Bertindak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:49
Perempuan
Nasional

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:44
Layanan-Haji
Nasional

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:04

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.