• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kepala Daerah Kini Diuji Pengetatan Fiskal dan Algoritma Media Sosial

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 3 Juli 2026 - 10:05
in Nasional
Ratusan kepala daerah mengikuti Forum Dialog Otonomi Daerah di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (2/7/2026). Forum ini menyoroti pentingnya penguatan kemandirian fiskal dan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Foto: Istimewa

Ratusan kepala daerah mengikuti Forum Dialog Otonomi Daerah di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (2/7/2026). Forum ini menyoroti pentingnya penguatan kemandirian fiskal dan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Desakan memperluas ruang otonomi daerah kembali menguat. Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) meminta pemerintah dan DPR segera merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah agar kabupaten memiliki ruang inovasi yang lebih luas sekaligus mampu memperkuat kemandirian fiskal di tengah semakin terbatasnya kapasitas anggaran daerah.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Forum Dialog Otonomi Daerah yang digelar dalam rangka HUT ke-26 Apkasi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026).

BacaJuga:

Nama Raja Juli Muncul dalam Kasus Kuansing, Begini Respons Kemenhut

DPR Tegaskan Kekerasan Seksual terhadap Anak Pantang Diselesaikan dengan Restorative Justice

Penghargaan PBB untuk Siskeudes Perkuat Komitmen Integrasi Tata Kelola Keuangan Desa

Mengusung tema Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Optimalisasi Sumber Pendapatan Daerah, forum dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung.

Forum yang diikuti ratusan peserta, mulai dari bupati, wakil bupati hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyoroti tantangan yang makin kompleks di daerah. Kepala daerah kini tidak hanya dituntut merealisasikan program strategis nasional dan janji politik, tetapi juga menghadapi dampak dinamika global hingga perubahan cepat ekosistem media sosial.

Dalam paparannya bertajuk Strategi Mewujudkan Kemandirian Fiskal Daerah, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menilai kepala daerah saat ini berada di titik yang menentukan di tengah target Indonesia menjadi negara maju dalam dua dekade mendatang.

“Setiap pemimpin ada ujiannya dan tiap ujian ada pemimpinnya. Ada kala kepala daerah diuji amat berat. Dulu saya diuji pandemi saat menjabat kepala daerah, rasanya tak bisa melakukan apa-apa,” ujar Bima.

“Ada yang diuji lewat bencana fisik, dan kini, bapak-ibu diuji pengetatan Transfer Keuangan Daerah (TKD). Ini membutuhkan jurus inovasi dan pemahaman algoritma kekinian agar apa yang dikerjakan tak sekadar jadi santapan kritik netizen di media sosial,” sambungnya.

Menurut Bima, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan dua prasyarat agar Indonesia mampu menjadi negara maju, yakni keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap) dan mengoptimalkan bonus demografi. Karena itu, pemerintah daerah dituntut menjadi mitra yang solid dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

“Di sinilah, Apkasi memegang peran sentral sebagai wadah kolaboratif tempat kepala daerah saling mereplikasi praktik terbaik (best practices) dalam melahirkan alternatif pembiayaan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menegaskan kemampuan fiskal daerah kini menjadi fondasi utama agar pemerintah kabupaten dapat menjalankan kewenangannya secara efektif. Menurutnya, kabupaten merupakan ujung tombak pelaksanaan berbagai program nasional, mulai dari ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Terkait usulan revisi UU Nomor 23 Tahun 2014, Bursah menyebut Apkasi telah menyiapkan rekomendasi yang disusun bersama Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Dokumen tersebut lahir dari serangkaian focus group discussion (FGD) yang melibatkan pemerintah kabupaten dari berbagai daerah.

“Bagi kami, Revisi UU No 23/2014 bukan sekadar perubahan norma hukum, melainkan momentum emas mengevaluasi potret desentralisasi setelah lebih dari satu dekade berjalan,” tegas Bursah.

Ia menilai keragaman karakteristik wilayah di Indonesia membutuhkan kebijakan otonomi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masing-masing daerah.

“Kami harap DPR dan pemerintah menjadikan rekomendasi dari tingkat kabupaten sebagai bahan evaluasi substantif demi memperjelas pembagian kewenangan dan memperluas ruang inovasi lokal,” tutupnya.

Selain menjadi forum pertukaran gagasan, penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi Deli Serdang. Kehadiran ratusan delegasi mendorong tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor transportasi, kuliner, hingga meningkatkan aktivitas pelaku UMKM setempat. Kondisi itu menjadi cerminan bahwa kolaborasi antardaerah tidak hanya menghasilkan pertukaran praktik terbaik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal. (her)

Tags: Algoritma MedsosApkasiAsosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesiakepala daerahmedia sosialPengetatan Fiskal

Berita Terkait.

Nama Raja Juli Muncul dalam Kasus Kuansing, Begini Respons Kemenhut
Nasional

Nama Raja Juli Muncul dalam Kasus Kuansing, Begini Respons Kemenhut

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:50
Perundungan
Nasional

DPR Tegaskan Kekerasan Seksual terhadap Anak Pantang Diselesaikan dengan Restorative Justice

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:46
Rini
Nasional

Penghargaan PBB untuk Siskeudes Perkuat Komitmen Integrasi Tata Kelola Keuangan Desa

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06
Media-Sosial
Nasional

Kolom Komentar Diserbu Judol, Bot Berkedok Cewek Cantik Berkeliaran

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:45
Wamendagri
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Prioritaskan Urusan Pendidikan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:05
Pohon
Nasional

Jangan Remehkan Nyamplung, Pohon Pesisir Ini Berpeluang Jadi “SPBU” Pesawat

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2130 shares
    Share 852 Tweet 533
  • Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Editor Ali Rachman
Jumat, 3 Juli 2026 - 08:52

INDOPOSCO.ID – Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 lewat kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia di Toronto...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:11
Ronaldo

Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:36
Belgia

Belgia Menang Kontroversial di Babak Gugur Piala Dunia, Pelatih Senegal Tetap Legawa

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:02
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:22
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.